Home NASIONAL Pesan Moral Sidang MKMK: Tidak Ada Intervensi dan Dinasti
NASIONAL

Pesan Moral Sidang MKMK: Tidak Ada Intervensi dan Dinasti

Share
Greenflation Sakit Kepala
Salamuddin Daeng
Share

Jakarta, Hotfokus.com

Pengamat Politik Direktur Eksekutif AEPI, Salamuddin Daeng mengungkapkan sejumlah pesan moral yang tersirat dalam putusan Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) terkait putusan syarat usia capres-cawapres.

“Menurut saya ada beberapa pesan moral yang bisa kita ambil dari hasil sidang MKMK kemarin, diantaranya tidak ada intervensi kekuasaan eksekutif ke MKMK, dan semua berjalan sesuai fungsi masing masing. Masyarakat tetap bisa mengawasi proses pemilu secara maksimal,” kata Salamuddin dalam keterangannya yang dikutip di Jakarta, Rabu (08/11).

“Sekali lagi, tidak ada intervensi kekuasaan untuk mempengaruhi proses pemilu termasuk proses di MKMK sebagai proses demokrasi. Jadi dalam hal ini kekuasaan bersikap netral,” sambungnya.

Salamuddin juga mengatakan, bahwa tidak ada dinasti, kerajaan atau kekuasaan yang bersifat mutlak dalam demokrasi Indonesia dan dalam proses pemilu, sebagaimana yang dituduhkan selama ini.

“Buktinya hakim MK bisa diberhentikan dan semua berjalan sesuai mekanisme yang ada. Masyarakat tetap bisa menggugat apapun yang dipandang melanggar konstitusi,” tukasnya.

Dari hasil keputusan MKMK kemarin, lanjut dia, bisa dikatakan bahwa tidak ada lagi pembatasan yang mencederai demokrasi dan hak azasi. Di mana anak muda usia 40 tahun ke bawah termasuk Gibran Rakabuming Raka tetap bisa melaksanakan hak konstitusinya memilih dan dipilih sesuai UUD 1945.

“Jadi menurut saya masih ada waktu pasangan capres lain bisa mengganti cawapresnya dengan anak muda untuk meraih dukungan 60 persen pemilih milenial,” ujarnya.

“Untuk anak-anak milenial umur 25-30 tahun ke atas silahkan mepersiapkan diri dari sekarang untuk menjadi capres dan cawapres mengikuti jejak pemimpin pemimpin besar yang pernah lahir di dunia di usia muda. Anak muda mulai saat ini tidak bisa dipandang sebelah mata lagi,” pungkasnya.(RAL)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Unpad Buka Kampus Pascasarjana di Jakarta, Ferry: Perkuat SDM Profesional
NASIONAL

Unpad Buka Kampus Pascasarjana di Jakarta, Ferry: Perkuat SDM Profesional

Jakarta, Hotfokus.com Universitas Padjadjaran (Unpad) resmi menghadirkan Kampus Pascasarjana di Jakarta untuk...

Mendag: Tak Anti Asing, Ingin Pasar Banyak Diisi Produk lokal
NASIONAL

Mendag: Tak Anti Asing, Ingin Pasar Banyak Diisi Produk lokal

Cibubur, hotfokus.com Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso, mengaku dirinya tak anti produk...

KKP melatih 30 pelaku usaha lewat Program Gemilang untuk meningkatkan literasi keuangan dan memperluas akses KUR sektor perikanan.
NASIONAL

KKP Bekali UMKM dan Koperasi Literasi Keuangan, Genjot Akses KUR Perikanan

Jakarta, hotfokus.com Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memulai pilot project Program Generasi...

Mentan Andi Amran mempercepat cetak sawah, optimalisasi lahan, dan hilirisasi untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.
NASIONAL

Mentan Ungkap Strategi Perkuat Ketahanan Pangan, dari Cetak Sawah hingga Hilirisasi

Jakarta, hotfokus.com Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan pemerintah terus memperkuat ketahanan...