Home EKONOMI Ekspor Mamin Capai 31,07 Miliar Dolar AS
EKONOMI

Ekspor Mamin Capai 31,07 Miliar Dolar AS

Share
Share

Banyuwangi, Hotfokus.com

Sampai saat ini ekspor industri makanan dan minuman (mamin) sepanjang Januari-September 2023 mencapai 31,07 miliar dolar AS. Sebaliknya impor mamin pada berkurang hingga neraca mencatat surplus.

“Neraca perdagangan mamin positif sebesar 12 miliar dolar AS,” kata Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita, dalam keterangannya, seperti dikutip Jumat (20/10/2023).

Selain surplus terhadap neraca perdagangan, menteri juga mengungkap industri mamin selama triwulan kedua 2023 mampu menarik investasi Rp21,86 triliun. Juga menyerap tenaga kerja tak kurang 5,7 juta orang.

Sehingga kinerja industri pengolahan non migas ini pada triwulan kedua 2023 juga tumbuh positif sebesar 4,56 persen serta berkontribusi 16,30% terhadap PDB nasional.

Meningkatnya kinerja industri manufaktur ini terlihat dari Indeks Kepercayaan Industri (IKI) yang menunjukkan adanya ekspansi atau di atas level 50 selama tahun 2023. Pada September 2023, dengan IKI mencapai 52,51. (bi)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Ekspor Rajungan Sulit Tembus Pasar AS Tanpa Certificate of Admissible
EKONOMI

Ekspor Rajungan Sulit Tembus Pasar AS Tanpa Certificate of Admissible

Jakarta, hotfokus.com Ekspor rajungan sulit menembus pasar Amerika Serikat (AS), jika pelaku...

EKONOMI

Menkeu: Jaga Ekonomi Tetap Tumbuh Tanpa Bahayakan APBN

Jakarta, hotfokus.com Pemerintah akan memberi suntikan berupa stimulus ekonomi agar perekonomian tetap...

EKONOMI

Pundi Cadangan Devisa Kian Tebal 156,5 Miliar Dolar AS

Jakarta, hotfokus.com Pundi cadangan devisa (cadev) pemerintah akhir Desember 2025 makin tebal....

PPN DTP dorong pasar properti. Rumah123 catat permintaan hunian baru naik 16,8% sepanjang 2025.
EKONOMI

Marketplace Properti Ungkap Efek Nyata PPN DTP, Permintaan Naik Dua Digit

Jakarta, hotfokus.com Insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) kembali membuktikan...