Home Uncategorized RUU Perkoperasian Yang Baru Mendesak Untuk Disahkan
Uncategorized

RUU Perkoperasian Yang Baru Mendesak Untuk Disahkan

Share
Share

Jakarta, Hotfokus.com

Rancangan Undang-Undang (RUU) Perkoperasian perlu segera disahkan demi menjaga ekosistem koperasi di Indonesia yang kini sedang banyak problematika. Undang-Undang Perkoperasian yang lama yaitu 25 tahun 1992 dinilai sudah tidak relevan lagi sehingga perlu ada revisi.

Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM), Teten Masduki menjelaskan bahwa pemerintah melalui Presiden sudah mengirimkan Surat Presiden (Surpres) terkait RUU tersebut ke DPR RI. Diharapkan Surpres ini bisa ditindaklanjuti untuk bisa segera dibahas dan diselesaikan dalam masa persidangan ke depan.

“RUU ini sangat krusial untuk memperbaiki ekosistem usaha koperasi dan memberikan perlindungan terhadap anggota serta masyarakat,” kata dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin (9/10/2023).

Teten mengatakan sebagai fungsi perlindungan regulasi terkait koperasi sangat diperlukan mengingat saat ini banyak koperasi bermasalah yang menimbulkan banyak korban di kalangan masyarakat. Sebut saja ada delapan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) yang gagal bayar dengan total Rp26 triliun uang anggota yang berpotensi hilang.

“Penyelesaian sengketa antara anggota dan pengurus koperasi lewat mekanisme internal koperasi tidak berjalan, begitupun dengan upaya perdamaian melalui PKPU dan pemidanaan para pengurus koperasi yang menggelapkan uang anggota terbukti tidak efektif,” katanya.

Padahal, kata dia, hal itu menjadi satu-satunya jalan untuk menyita aset koperasi milik anggota dan mengembalikanya kepada anggota. Tidak ada landasan hukum bagi Pemerintah untuk menalangi uang anggota (bail out) yang digelapkan pengurus koperasi.

“Oleh karena itu, ke depan pengawasan koperasi harus diperketat,” katanya.

Menurut Menteri Teten, tidak cukup koperasi di Indonesia hanya menganut pengawasan internal saja, sebab uang anggota koperasi harus terlindungi seperti penyimpanan di bank.(DIN/SL)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
PHE Catat Produksi 1,032 Juta BOEPD Sepanjang 2025, Penemuan Cadangan Baru Perkuat Pasokan Energi RI
Uncategorized

PHE Catat Produksi 1,032 Juta BOEPD Sepanjang 2025, Penemuan Cadangan Baru Perkuat Pasokan Energi RI

Jakarta, hotfokus.com PT Pertamina Hulu Energi (PHE) membukukan kinerja positif sepanjang 2025...

Padukan Kreatifitas dan Budaya Industri Perhiasan Kian Berkilau
Uncategorized

Padukan Kreatifitas dan Budaya Industri Perhiasan Kian Berkilau

Jakarta, hotfokus.com Perpaduan kreatifitas, ketrampilan teknologi dan budaya menjadikan produk perhiasan memiliki...

Prabowo dan Presiden Jerman Sepakat Perkuat Perdagangan, Dorong Percepatan IEU-CEPA
Uncategorized

Prabowo dan Presiden Jerman Sepakat Perkuat Perdagangan, Dorong Percepatan IEU-CEPA

Jakarta, hotfokus.com Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Republik Federal Jerman Frank-Walter...

Beras Tak Lagi Jadi Pemicu Inflasi, Kementan Sebut Pasokan Pangan Nasional Tetap Aman
Uncategorized

Beras Tak Lagi Jadi Pemicu Inflasi, Kementan Sebut Pasokan Pangan Nasional Tetap Aman

Jakarta, hotfokus.com Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan pasokan pangan nasional berada dalam kondisi...