Home EKONOMI KPPU Selidiki Dugaan Penetapan Suku Bunga Pinjaman oleh AFPI
EKONOMI

KPPU Selidiki Dugaan Penetapan Suku Bunga Pinjaman oleh AFPI

Share
KPPU Selidiki Dugaan Penetapan Suku Bunga Pinjaman oleh AFPI
Share

Jakarta, Hotfokus.com

Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) tengah melakukan penyelidikan awal perkara inisiatif terhadap dugaan pengaturan atau penetapan suku bunga kepada konsumen atau penerima pinjaman yang diterapkan Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI).

Dalam keterangan persnya, Kamis (5/10/2023), KPPU mengungkap segera membentuk satuan tugas (satgas) untuk menangani persoalan tersebut. Proses penyelidikan awal akan dilaksanakan dalam jangka waktu paling lama 14 (empat belas) hari terhitung sejak keputusan pembentukan satuan tugas.

Disebutkan, penyelidikan ini berawal dari penelitian yang dilakukan KPPU atas sektor pinjaman daring (online) sesuai informasi yang berkembang di masyarakat. Dari penelitian, KPPU menemukan ada pengaturan oleh AFPI kepada anggotanya, terkait penentuan komponen pinjaman, khususnya penetapan suku bunga flat 0,8% (nol koma delapan persen) per hari dari jumlah aktual pinjaman yang diterima konsumen.

Penetapan suku bunga oleh asosiasi ini telah diikuti seluruh anggota AFPI yang terdaftar. Informasi dari laman resmi AFPI, menyebutkan ada 89 anggota yang tergabung dalam fintech lending atau peer-to-peer lending.

KPPU menilai bahwa penentuan suku bunga pinjaman online oleh AFPI ini berpotensi melanggar Undang-Undang No 5/1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat. Untuk itu, KPPU menjadikan temuan ini ditindaklanjuti dengan penyelidikan awal perkara inisiatif, antara lain guna memperjelas identitas Terlapor, pasar bersangkutan, dugaan pasal Undang-Undang yang dilanggar, kesesuaian alat bukti, maupun simpulan perlu atau tidaknya dilanjutkan ke tahap Penyelidikan. (bi)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Ekspor Rajungan Sulit Tembus Pasar AS Tanpa Certificate of Admissible
EKONOMI

Ekspor Rajungan Sulit Tembus Pasar AS Tanpa Certificate of Admissible

Jakarta, hotfokus.com Ekspor rajungan sulit menembus pasar Amerika Serikat (AS), jika pelaku...

EKONOMI

Menkeu: Jaga Ekonomi Tetap Tumbuh Tanpa Bahayakan APBN

Jakarta, hotfokus.com Pemerintah akan memberi suntikan berupa stimulus ekonomi agar perekonomian tetap...

EKONOMI

Pundi Cadangan Devisa Kian Tebal 156,5 Miliar Dolar AS

Jakarta, hotfokus.com Pundi cadangan devisa (cadev) pemerintah akhir Desember 2025 makin tebal....

PPN DTP dorong pasar properti. Rumah123 catat permintaan hunian baru naik 16,8% sepanjang 2025.
EKONOMI

Marketplace Properti Ungkap Efek Nyata PPN DTP, Permintaan Naik Dua Digit

Jakarta, hotfokus.com Insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) kembali membuktikan...