Home EKONOMI E-commerce Jangan Mematikan Para Pedagang Pasar Tradisional
EKONOMI

E-commerce Jangan Mematikan Para Pedagang Pasar Tradisional

Share
Share

Jakarta, Hotfokus.com

Politisi Senayan mengungkap keberadaan perdagangan digital (e-commerce) seharusnya menambah sarana pemasaran (marketing).

“Bukan malah mematikan perdagangan di pasar tradisional,” kata Wakil Ketua Komisi VI DPR, Mohamad Hekal, seperti dikutip Jumat (22/9/2023).
Di sisi lain, ia berharap pelaku usaha beradaptasi beradaptasi secepat mungkin terhadap hadirnya platform perdagangan digital tersebut.

Dengan hadirnya platform perdagangan digital, menurutnya, tidak bisa sepenuhnya pindah dari transaksi fisik seperti di pasar tradisional.

“Perdagangan melalui media sosial (medsos) itu bukan menghabiskan pasar tradisional, tapi jadi penambah sarana marketing,” tegas Hekal lagi.

Karena itu, ia mendukung pelaku usaha lapisan bawah harus mengenal teknologi, sehingga bisa menjaga iklim perdagangan agar tetap berjalan dengan baik.

“Kita harus memberi support sebisa mungkin dan menjaga supaya perdagangan ini tetap meriah di semua tempat, baik online maupun di pasar,” katanya. (bi)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Ekspor Rajungan Sulit Tembus Pasar AS Tanpa Certificate of Admissible
EKONOMI

Ekspor Rajungan Sulit Tembus Pasar AS Tanpa Certificate of Admissible

Jakarta, hotfokus.com Ekspor rajungan sulit menembus pasar Amerika Serikat (AS), jika pelaku...

EKONOMI

Menkeu: Jaga Ekonomi Tetap Tumbuh Tanpa Bahayakan APBN

Jakarta, hotfokus.com Pemerintah akan memberi suntikan berupa stimulus ekonomi agar perekonomian tetap...

EKONOMI

Pundi Cadangan Devisa Kian Tebal 156,5 Miliar Dolar AS

Jakarta, hotfokus.com Pundi cadangan devisa (cadev) pemerintah akhir Desember 2025 makin tebal....

PPN DTP dorong pasar properti. Rumah123 catat permintaan hunian baru naik 16,8% sepanjang 2025.
EKONOMI

Marketplace Properti Ungkap Efek Nyata PPN DTP, Permintaan Naik Dua Digit

Jakarta, hotfokus.com Insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) kembali membuktikan...