Home PERTAMINA Tim Emergency Padamkan Api dalam 3 Jam, Penyaluran BBM Normal Lagi
PERTAMINA

Tim Emergency Padamkan Api dalam 3 Jam, Penyaluran BBM Normal Lagi

Share
Tim Emergency Padamkan Api dalam 3 Jam, Penyaluran BBM Normal Lagi
Share

Jakarta, Hotfokus.com

Gerak cepat Pertamina bekerja sama dengan Suku Dinas Pemadam Kebakaran (Sudin Damkar) dalam penanganan api di area pipa penerimaan BBM Integrated Terminal Plumpang berhasil memadamkan api sekitar 3 (tiga) jam.

Sejak ditemukannya kebocoran pipa penerimaan BBM pada pukul 19.33 WIB dan diikuti dengan terjadinya kebakaran di area pemukiman warga, Pertamina segera menyatakan status keadaaan darurat (emergency declare). Dengan Kerjasama dan bantuan berbagai pihak, tim emergency berhasil memadamkan api pada pukul 22.43 WIB.

“Setelah kondisi lokasi dinyatakan aman, status emergency dinyatakan dicabut dan penyaluran BBM kembali dilakukan pada pukul 04.00 WIB, sehingga pasokan BBM tidak terganggu,” ungkap Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso

Walaupun status darurat telah dicabut, lanjut Fadjar, Pertamina masih tetap mengantisipasi kebutuhan BBM di wilayah Jabodetabek dan sekitarnya dengan menjalankan alih supply dari dari Terminal BBM Tanjung Gerem, Terminal BBM Cikampek, dan Terminal BBM Ujung Berung. Untuk memperkuat pasokan, penyaluran BBM juga dilakukan dari Kilang Balongan dan Kilang Cilacap melalui jalur laut ke Terminal BBM Tanjung Priok.

“Upaya alih suplai ini diperlukan untuk memastikan pasokan BBM tetap terpenuhi bagi masyarakat,”

Secara pararel, kata Fadjar, Pertamina juga mengatasi dampak yang terjadi dari insiden, khususnya bagi warga terdampak. Dini hari bantuan logistik telah disalurkan ke empat posko penampungan yakni Posko Koramil, Posko Kantor Lurah Tugu Selatan, Posko RPTRA Rasela Rawa Badak dan Kantor Kelurahan Rawa Badak Selatan. Sebanyak 60 box air mineral, 200 paket makanan siap saji, 1000 makanan ringan dan ratusan Kasur, Selimut dan Masker.

“Bantuan akan terus dilanjutkan di masing-masing posko sesuai kebutuhan warga terdampak di lokasi pengungsian,” imbuhnya.

Adapun terkait korban, tambah Fadjar, saat ini Pertamina masih melakukan pendataan bekerjasama dengan aparat dan pihak terkait untuk memastikan jumlah korban terdampak.

“Pertamina berkomitmen penuh untuk memberikan penanganan terbaik bagi warga, baik yang telah meninggal, warga luka di rumah sakit dan warga di lokasi pengungsian,” tutup Fadjar.(*)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
PERTAMINA

DEB Pertamina Meledak! 269 Program Energi Hijau Sudah Gerakkan Ekonomi Desa

Jakarta, hotfokus.com Pertamina memperluas pemanfaatan energi terbarukan melalui Program Desa Energi Berdikari...

PERTAMINA

PHE Gaspol Kembangkan CCS Regional, Asri Basin Disiapkan Jadi Hub Penyimpanan Karbon

Jakarta, hotfokus.com PT Pertamina Hulu Energi (PHE) terus membuka jalan bagi Indonesia...

Karhutla di Muba Belum Reda, Tim Pertamina EP Ramba Sudah 17 Kali Bertindak
PERTAMINA

Karhutla di Muba Belum Reda, Tim Pertamina EP Ramba Sudah 17 Kali Bertindak

Musi Banyuasin, Hotfokus.com Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sekitar Musi Banyuasin...

Pertamina Drilling Buka Jalan ke Pasar Global, Gandeng Jawara Geothermal Islandia
PERTAMINA

Pertamina Drilling Buka Jalan ke Pasar Global, Gandeng Jawara Geothermal Islandia

Jakarta, Hotfokus.com Pertamina Drilling memperlebar langkah ke pasar internasional melalui kerja sama...