Home PERTAMINA Pastikan Gas LPG 3 Kg Saat Nataru Aman, Walikota Temui Pengusaha LPG
PERTAMINA

Pastikan Gas LPG 3 Kg Saat Nataru Aman, Walikota Temui Pengusaha LPG

Share
Share

Tanjungpinang, hotfokus.com

Guna memastikan ketersediaan Gas menjelang hari besar Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022 tercukupi, dan tidak ada tindakan pelanggaran di Kota Tanjungpinang Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), pemerintah setempat melakukan berbagai terobosan dan pertemuan dengan pihak-pihak terkait.

Salah satunya, Wali Kota Tanjungpinang, Rahma bertemu dengan manajemen Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE), Agen dan Pangkalan Gas LPG 3 Kg.

Pada kesempatan tersebut, dibahas peran SPBE, Agen dan Pangkalan yang turut berpartisipasi dalam pendistribusian Gas LPG 3 Kg subsidi, hingga sampai ke keluarga sasaran dan pelaku UKM yang ada di Kota Tanjungpinang.

Wali Kota juga membahas terkait kartu puan molek yang telah lama berjalan.

“Tujuan pemberlakuan kartu puan molek, agar masyarakat pembeli tepat sasaran, satu harga, dan ketersediaan gas selalu ada,” katanya di Ruang Aula Disperdagin,  Jl. Pramuka No. 5, Kota Tanjungpinang, Jumat, (3/12/2021).

Dikatakan, sekitar 6.093 kartu kendali atau kartu puan molek telah tersebar di wilayah Kota Tanjungpinang. “Kartu ini yang difungsikan untuk mengendalikan pendistribusian Gas LPG 3 Kg Subsidi bagi warga kurang mampu, sesuai dengan kriteria dan ketentuan,” ungkap Rahma.

Takaran Gas LPG

Wali Kota Tanjungpinang juga berpesan kepada pihak SPBE agar selalu memastikan takaran gas LPG, sesuai sampai ke tangan pembeli.

“Di setiap pangkalan tersedia timbangan, diharapkan agen dan pangkalan selalu memastikan takaran gas dengan benar sehingga tidak merugikan masyarakat,” harapnya.

Selain itu Rahma mengimbau kepada Agen atau Pangkalan agar tidak menjual di atas harga eceran tertinggi (HET). “Jika terdapat Agen atau pangkalan yang mengambil keuntungan lebih dari penjualan Gas LPG 3 Kg Subsidi, maka pemerintah akan menindak tegas dengan konsekuensi pencabutan perizinan usaha,” tegasnya..

Salah satu perwakilan pangkalan, menyarankan agar saat pendistribusian dari agen ke pangkalan, supaya dilakukan sesuai SOP.

“Saat tabung gas LPG 3 Kg subsidi sampai di pangkalan, harusnya dilakukan penimbangan berat tabung Gas terlebih dahulu, juga merendam tabung gas, agar terlihat jika terjadi kebocoran tabung. Ini penting dilakukan sehingga jika ada yang tidak sesuai dengan ketentuan, bisa segera dikembalikan ke Agen,” katanya.(Pang)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Proyek RDMP Balikpapan Ngebut, Pertamina Siapkan Fondasi Baru Energi RI
PERTAMINA

Proyek RDMP Balikpapan Ngebut, Pertamina Siapkan Fondasi Baru Energi RI

Jakarta, hotfokus.com PT Pertamina (Persero) terus mempercepat pembangunan Refinery Development Master Plan...

Kinerja ESG Menguat, Pertamina Kembali Duduki Posisi Teratas Global
PERTAMINA

Kinerja ESG Menguat, Pertamina Kembali Duduki Posisi Teratas Global

Jakarta, hotfokus.com Upaya PT Pertamina (Persero) dalam memperkuat praktik keberlanjutan kembali menuai...

Patra Jasa Group Sigap Bergerak, Ratusan Penyintas Banjir di Sumatra Terima Bantuan
PERTAMINA

Patra Jasa Group Sigap Bergerak, Ratusan Penyintas Banjir di Sumatra Terima Bantuan

Jakarta, hotfokus.com Patra Jasa Group menunjukkan respons cepat dalam membantu masyarakat terdampak...

PHE Catat Penemuan Migas di Mahakam Jelang Akhir 2025, Cadangan Diperkirakan 106 Juta Barel
PERTAMINA

PHE Catat Penemuan Migas di Mahakam Jelang Akhir 2025, Cadangan Diperkirakan 106 Juta Barel

Jakarta, hotfokus.com PT Pertamina Hulu Energi (PHE) menorehkan capaian penting di akhir...