Home EKONOMI BPS : Perlu Ada Perhatian Dari Fenomena Importasi Yang Anjlok
EKONOMINASIONAL

BPS : Perlu Ada Perhatian Dari Fenomena Importasi Yang Anjlok

Share
Share

Jakarta, Hotfokus.com

Surplus perdagangan yang terjadi di bulan Januari 2021 menjadi awal yang baik bagi perekonomian nasional. Namun Badan Pusat Statistik (BPS) meminta semua pihak mewaspadai dan memperhatikan faktor pembentuk surplus. Pasalnya dalam catatan itu kinerja surplus juga dipengaruhi oleh menurunnya tingkat importasi produk-produk strategis.

Kepala BPS, Suhariyanto mengingatkan bahwa kinerja impor yang turun baik secara bulanan (month to month / mtom) sebesar 7,59 persen dan secara tahunan (year on year / yoy) sebesar 6,49 persen menjadi USD13,34 miliar patut menjadi catatan. Sebab jika dibedah secara mendalam kinerja impor menurut penggunaan barang semuanya tercatat memerah.

“Ini perlu perhatian. Ini indiaksi bahwa pergerakan impor belum sesuai harapan,” kata Suhariyanto dalam konferensi pers virtual, Senin (15/2/2021).

Secara rinci, impor produk pertanian pada Januari 2021 turun 17 persen mtom dan 2,92 persen yoy menjadi USD1,42 miliar. Kemudian impor produk bahan baku atau penolong turun 2,62 persen mtom dan 6,10 yoy menjadi USD9,93 miliar. Selanjutnya impor barang modal pada periode itu turun 21,23 persen mtom dan 10,72 persen yoy menjadi USD1,99 miliar.

Seperti diketahui bahwa impor yang menurun akan berpengaruh pada kinerja sektor industri domestik yang membutuhkan produk-produk bahan baku atau penolong. Jika impor produk ini turun maka bisa menjadi pertanda bahwa pergerakan industri dalam negeru turut melemah.

“Kalau dibandingkan bulan Desember 2020 impor kita turun 7,59 persen ini terjadi karena impor produk non migasnya naik dan migasnya turun 9 persen,” pungkas dia. (DIN/RIF)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Penyaluran BBM Khusus Rp15 Ribu/Liter Buat Kapal 30-200 GT. Apa Saja Syaratnya?
NASIONAL

Penyaluran BBM Khusus Rp15 Ribu/Liter Buat Kapal 30-200 GT. Apa Saja Syaratnya?

Jakarta, hotfokus.com Pemerintah tengah menyiapkan skema penyaluran solar dengan harga khusus Rp15...

Kemenkop memperkuat koperasi petani tebu untuk meningkatkan kesejahteraan, produktivitas, dan mendukung swasembada gula nasional.
EKONOMI

Kemenkop Perkuat Koperasi Petani Tebu, Bidik Kesejahteraan dan Swasembada Gula

Jakarta, hotfokus.com Kementerian Koperasi (Kemenkop) memperkuat tata kelola koperasi petani tebu sebagai...

Pemerintah Pacu Industri Padat Karya Genjot Ekspor
EKONOMI

Pemerintah Pacu Industri Padat Karya Genjot Ekspor

Jakarta, hotfokus.com Pemerintah memacu industri padat karya untuk menggenjot pasar ekspor dengan...

Harga BBM Nelayan Turun, Prabowo Tetapkan Solar Kapal 30-200 GT Rp15.000 per Liter
NASIONAL

Harga BBM Nelayan Turun, Prabowo Tetapkan Solar Kapal 30-200 GT Rp15.000 per Liter

Jakarta, hotfokus.com Presiden Prabowo Subianto menetapkan harga bahan bakar minyak (BBM) bagi...