Home EKONOMI 364 Desa Belum Tersambung Listrik, Ini Saran Mamit Setiawan Ke Pemerintah
EKONOMI

364 Desa Belum Tersambung Listrik, Ini Saran Mamit Setiawan Ke Pemerintah

Share
Share

Jakarta, hotfokus.com

Sebanyak 364 desa yang tersebar di Papua dan Papua Barat hingga saat ini belum bisa mengakses listrik. Dari data tersebut, tercatat jumlah rasio elektrifikasi Indonesia saat ini mencapai 99,20 persen dari target 100 persen.

Direktur Eksekutif Energy Watch, Mamit Setiawan mengatakan, baik pemerintah maupun PLN harus terus mengupayakan agar rasio elektrifikasi bisa mencapai 100 persen di 2021 ini. Atas dasar itu, diperlukan upaya maksimal dari pemangku kepentingan agar target tersebut bisa tercapai.

“Jadi saya kira memang perlu langkah nyata baik dari Kementerian ESDM maupun PLN agar rasio elektrifikasi bisa 100 persen. Memang bukan langkah yang mudah, mengingat infrastruktur untuk membangun listrik itu sulit, terutama untuk wilayah-wilayah yang berada di wilayah yang terluar. Jadi butuh suatu effort untuk menjangkau rasio elektrifikasi tersebut,” ujar Mamit kepada Hotfokus.com, Minggu (14/2).

Menurut Mamit, Kementerian ESDM maupun PLN harus bisa memanfaatkan potensi sumber listrik yang terdapat di wilayah 3T. Sebab, jika menunggu pembangunan jaringan transmisi atau yang lain-lain, atau misalnya menggunakan pembangkit listrik berbasis diesel, maka hal itu akan tidak efektif dalam operasionalnya.

“Pemanfaatan energi lokal terkait eenewable energi harus jadi prioritas utama. Sebab ini menjadi tulang punggung untuk penyediaan listrik di wilayah 3T, baik dengan energi matahari, angin, atau bahkan dengan biomasa, tergantung potensi yang ada di daerah tersebut. Ini tergantung bagaimana pemerintah menyediakan fasilitas,” tegasnya.

Dari data Kementerian ESDM diketahui, penambahan pembangkit listrik di tahun 2020 mencapai 2.866,6 Megawatt (MW), transmisi listrik tercatat bertambah 2.648 kilometer sirkuit (kms), kemudian penambahan gardu induk dilakukan sebesar 7.870 Mega Volt Ampere (MVA).

Adapun jaringan distribusi bertambah 27.434 kms pada 2020 dan penambahan gardu distribusi mencapai 2.590 MVA. Berdasarkan perhitungan pada akhir 2020, konsumsi listrik perkapita mencapai 1.089 Kilowatt hour (kWh) atau 95 persen dari target yang ditetapkan pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2019 sebesar 1.142 kWh. (SNU/RIF)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Kementan mempercepat luas tambah tanam di 10 provinsi untuk menjaga produksi padi dan pasokan beras saat risiko kekeringan meningkat.
EKONOMI

Produksi Padi Terancam Cuaca Ekstrem? Kementan Siapkan Strategi Khusus di 10 Provinsi Ini

Jakarta, hotfokus.com Kementerian Pertanian (Kementan) mempercepat berbagai langkah mitigasi untuk menjaga produksi...

EKONOMI

Fiskal & Moneter Solid. Menkeu Optimis Rupiah Kembali Menguat

Jakarta, hotfokus.com Meski mendapat tekanan yang begitu kuat dari dolar AS sampai...

Rupiah Tembus Rp18.000, Pengamat Prediksi IHSG Berisiko Anjlok ke Level 4.000
EKONOMI

Rupiah Tembus Rp18.000, Pengamat Prediksi IHSG Berisiko Anjlok ke Level 4.000

Jakarta, Hotfokus.com Tekanan terhadap pasar keuangan Indonesia diperkirakan masih berlanjut. Setelah nilai...

Service Charge Restoran dan Hotel Digugat YLKI, Konsumen Berpeluang Tak Lagi Wajib Bayar Biaya Tambahan
EKONOMI

Service Charge Restoran dan Hotel Digugat YLKI, Konsumen Berpeluang Tak Lagi Wajib Bayar Biaya Tambahan

Jakarta, hotfokus.com Kabar penting bagi konsumen yang kerap makan di restoran atau...