Home EKONOMI EWI : Sebagai Komut, Ahok Harus Jaga Nama Baik Pertamina
EKONOMI

EWI : Sebagai Komut, Ahok Harus Jaga Nama Baik Pertamina

Share
Ferdinand Hutahaean
Share

Jakarta, hotfokus.com

Direktur Eksekutif Energy Watch Indonesia Ferdinand Hutahean mendukung Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, untuk membenahi tata kelola manajemen di tubuh Pertamina. Bagaimanapun, integritas dan nama baik Pertamina sebagai National Oil Company (NOC) harus dijaga, demi kedaulatan energi Indonesia.

Namun demikian, ia mengkritik cara-cara Ahok yang seringkali secara prematur mengeluarkan statemen terkait adanya ketidaksesuaian di tubuh Pertamina. Padahal, statement tersebut belum terbukti dan justru membentuk opini negatif terhadap pengelolaan Pertamina.

” Saya minta agar Ahok tidak terlalu banyak mengeluarkan statement yang merugikan jajaran Pertamina sendiri. Ahok sebagai Komut, seharusnya menjaga integritas dan nama baik Pertamina harus dijaga,” ujar Ferdinand kepada Hotfokus.com, saat dihubungi pada Jumat (12/2/2021).

Mantan juru bicara Partai Demokrat itu sangat menyetujui pembenahan yang dilakukan mantan Gubernur DKI Jakarta itu di tubuh Pertamina, hanya saja hal itu tetap harus dilakukan secara elegan.

“Kita harus membenahi jika ada penyimpangan di Pertamina. Kita harus dukung soal itu. Tapi ini harus jelas dulu, jangan ketika sudah mengeluarkan statement negatif, hasil pemeriksaan nanti malah sebaliknya,” tegas Ferdinand.

Sebelumnya, dikutip dari CNN Indonesia, Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menyebut bahwa dirinya mencium kejanggalan dalam kontrak impor gas alam cair (liquified natural gas/LNG) dari Republik Mozambik yang diteken pada 13 Februari 2019 lalu. Ia menduga ada oknum tertentu yang mencari keuntungan dibalik terbitnya kontrak tersebut.

“Ada indikasi (dimainkan oleh oknum) makanya kami minta diaudit,” ucap Ahok kepada CNNIndonesia.com, Rabu (10/2).

Ahok sendiri mengaku sedang menyiapkan surat untuk Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terkait audit kontrak impor lNG dari Mozambik. Sejauh ini, Ahok enggan berkomentar lebih lanjut terkait siapa oknum-oknum yang terindikasi mengambil keuntungan dari kontrak impor LNG Pertamina dengan Mozambik. Ia hanya meminta kepada media untuk menunggu hasil investigasi tersebut.

‘Tunggu nanti juga ada keterangan resmi,” jelas Ahok. (SNU/RIF)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
EKONOMI

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Triwulan III 2026 Melesat Capai 5,47 Persen

Jakarta, Hotfokus.com Ekonomi Indonesia pada triwulan III-2026 mencatatkan kinerja positif dengan tumbuh...

EKONOMI

Disuntik Subsidi Rp2,6 Triliun, Bunga Pinjaman PNM Bakal Jadi 8%

Jakarta, Hotfokus.com Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman memastikan...

EKONOMI

LPDB Bocorkan ‘Resep’ Koperasi Pertanian di Forum ASEAN

Jakarta, Hotfokus.com Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi membagikan pengalaman Indonesia dalam...

EKONOMINASIONAL

Infrastruktur Buat Industrialisasi

Surabaya, hotfokus.com Pemda harus menyiapkan lahan dan infrastruktur untuk mengembangkan industrialisasi di...