Home EKONOMI Waspada ! Kini Marak Lelang Online Tipu-Tipu
EKONOMI

Waspada ! Kini Marak Lelang Online Tipu-Tipu

Share
Share

Jakarta, hotfokus.com

Perkumpulan Perusahaan Gadai Indonesia ( PPGI ) meminta masyarakat waspada terhadap penipuan berkedok lelang online yang belakangan marak terjadi. Biasanya lelang online tersebut terjadi melalui media sosial seperti instagram, facebook dan lainnya yang mengatasnamakan perusahaan gadai

Ketua Umum PPGI , Harianto Widodo, meminta masyarakat lebih hati-hati terhadap informasi yang beredar di media sosial, terkait lelang. Ketidakwaspadaan akan hal ini dapat mengakibatkan kerugian, tidak hanya masyarakat saja tapi juga perusahaan yang dicatut namanya. Dengan perkembangan digital saat ini, banyak sekali oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab melakukan penipuan tentang lelang online yang mengatasnamakan sebuah perusahaan besar.

“Masyarakat harus lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial, apalagi dengan perkembangan digital yang terus maju ini. Masyarakat diminta agar tidak tergiur dengan barang lelang yang ditawarkan,” ujar Harianto di Jakarta, Senin (8/6).

Harianto yang juga sebagai Direktur Pemasaran dan Pengembangan Produk PT Pegadaian (Persero) menjelaskan modus yang dilakukan para oknum lelang palsu ini yaitu menawarkan barang-barang seperti laptop, handphone, emas, dan lain-lain dengan harga yang sangat murah. Barang – barang yang ditawarkan dipublikasi melalui akun-akun media sosial dengan mengatasnamakan perusahaan gadai.

Untuk meyakinkan calon korbannya, tidak jarang oknum tersebut akan menampilkan foto dengan identitas karyawan perusahaan, sehingga masyarakat akan lebih percaya. Kemudian, oknum-oknum lelang palsu akan meminta korbannya untuk transfer sejumlah uang sesuai dengan barang yang akan dibeli.

“Kalau sudah sampai tahap transaksi, oknum penipu ini akan langsung menghapus akun media sosialnya, mengganti nomor handphone, dan menutup rekening yang dipakai untuk transaksi,” sambungnya.

Harianto mengimbau agar masyarakat tidak tertipu oleh akun-akun perusahaan gadai online palsu. Dia menyarankan agar masyarakat memilih layanan untuk bertransaksi gadai dengan perusahaan gadai yang sudah mempunyai ijin, terdaftar dan diawasi oleh OJK saja. Pasalnya transaksi dijamin akan lebih aman, hak-hak konsumen terlindungi, dan pemberian pinjaman yang transparan (sesuai harga pasar). (DIN/rif)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
BEI Perkuat Pendanaan Hijau, Dana ESG 2025 Tembus Rp35,5 Triliun
EKONOMI

BEI Perkuat Pendanaan Hijau, Dana ESG 2025 Tembus Rp35,5 Triliun

Jakarta, Hotfokus.com PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menegaskan komitmennya dalam mendorong pendanaan...

EKONOMI

Selama Ada Stabilitas Ekonomi Terjaga, Jangan Takut Negara Morat-marit

Jakarta, hotfokus.com Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan selama ada pertumbuhan...

EKONOMI

Kemenkop Gandeng BP Taskin, Koperasi Disiapkan Jadi Senjata Atasi Kemiskinan Ekstrem

Jakarta, hotfokus.com Kementerian Koperasi (Kemenkop) memperkuat langkah pengentasan kemiskinan ekstrem dengan menggandeng...

OJK, BEI, dan KSEI mempercepat reformasi pasar modal. IHSG tetap dinamis, sementara AUM dan NAB reksa dana terus tumbuh.
EKONOMI

OJK, BEI, KSEI Tancap Gas Reformasi Pasar Modal, IHSG Tetap Bergairah di Tengah Aksi Asing

Jakarta, hotfokus.com Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama PT Bursa Efek Indonesia (BEI)...