Home NASIONAL Lakukan Penculikan Lagi, BELAIN: Aksi ASG Hanya Pencitraan
NASIONAL

Lakukan Penculikan Lagi, BELAIN: Aksi ASG Hanya Pencitraan

Share
Share

Jakarta, Hotfokus.com

Direktur Eksekutif Bela Indonesia Gerakan Pilar Bangsa (BELAIN), Abdussalam Hehanussa menilai, dinamika aksi penculikan WNI susulan oleh Abu Sayyaf Group (ASG) hanyalah bentuk pencitraan untuk menunjukkan diri sebagai kelompok yang tidak kenal takut dan kejam.

“Dan ini adalah bentuk propaganda ASG-ISIS Asia Tenggara, unjuk kemampuan mengelola prospek kekalahan mereka di Poso (Indonesia), Marawi (Philipina), Tripoli (Libya), Kabul (Afghanistan), Mosul (Irak) dan Idlib (Suriah),” kata Abdussalam dalam keterangan persnya yang diterima Hotfokus.com di Jakarta, Selasa (28/1/2020).

Pria yang biasa disapa Alan ini mengungkapkan, kelompok ASG-ISIS saat ini sedang merubah metode koersif kontra militer, dari versi pemimpin lama ISIS, Al Baghdad di dalam menavigasi kombatan ASG, ke metode teror versi pemimpin baru ISIS, Al-Quraesy.

“Taktik penetrasi tempur baru ini, semakin populer ketika afiliasi JAD mampu menyusup dan menyerang rombongan mantan Menkopolhukam Wiranto, di Pandeglang-Banten,” ungkapnya.

Dikatakan, sejak awal tahun 2019, faksi-faksi di ASG, JAD dan MIT kembali mengaktifkan posko penculikan di Pulau Timbunmata, Barangay Lakit-Lakit, Sulare, Parang, Sulu (Philipina), Tawau, Sabah (Malaysia), Pulau Ligitan (Malaysia), Pulau Tambisa, Lahad Datu (Malaysia), Nunukan, dan Sandakan (Indonesia).

“Termasuk posko penyelundupan senjata, handak dan kombatan ASG faksi Darul Islam Serawak (Malaysia), Darul Islam Sabah (Malaysia), Jama ah al-Tawhid wal Jihad (Philipina), Khilafah Jazirah Al Maluku (Indonesia), di General Santos City, Mindanao (Philipina), Pulau Karkarekelong, Pulau Ternate, Pulau Halmahera, Pulau Tahuna, Manado, Bitung, Pulau Buru, Sorong, Parigi Mutong, Pulau Buton, Pulau Pangkep, Pulau Selayar, Banyuwangi dan Gresik (Indonesia),” papar Alan.

Lebih jauh ia mengungkapkan, unit pengintai target ASG-ISIS, mampu mengetahui nama kapal, IMO, kode panggilan kapal, kecepatan, status kapal dan tujuan kapal secara realtime via aplikasi smarthphone ke ECDIS milik kapal dan satelit.

“Melalui GPS Automatic Identification System, Radar Akuatik dan auto pilot aplikasi Marine Traffic, FleetMon, Shipfider, Vessel Finder, Vesseltr acker, VT Explorer, Myship tracking, Cruise Mapper dan FindShip, semakin memudahkan ASG-ISIS melaku kanteror penculikan nelayan WNI yang bekerja di industri perikanan Malaysia,” jelasnya.

Masih menurut salah satu pengurus pusat KNPi ini, pihaknya akan terus memonitor perkembangan situasi konsolidasi unit-unit militer kelompok ASG-ISIS di Asia Tenggara, kinerja patroli maritim bersama Indoneaia, Malaysia, Philipina dan rencana advokasi pembebasan sandera WNI.

“Kami dapat memahami faktor kekecewaan retorik Menlu RI atas terulangnya aksi penculikan WNI oleh ASG- ISIS, dan mendukung penuh Menlu RI, Malaysia dan Philipina dalam merespon serius aksi teroris maritim AS G-ISIS,” ujarnya.

BELAIN juga menyerukan kepada Menkopolhukam, Menhan, MenKKP, Kepala BNPT, Kepala BSSN, Kepala BAKAMLA, Panglima TNI dan Kapolri, ikut terlibat secara nyata mengadvokasi pembebasan sandera WNI oleh kelompok ASG- ISIS.

“Kami juga menghimbau semua ormas kepemudaan dan netizen media sosial untuk ikut terlibat mengadvokasi publik nasional dan regional, sampai dibebaskannya semua sandera WNI oleh ASG-ISIS,” tutup Alan.(ral)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III 2021 Bergantung Perkembangan Varian Delta
NASIONAL

Pemerintah akan Bentuk BUMN Khusus Bidang Semikonduktor

Jakarta, hotfokus.com Industri elektronik menjadi salah sektor prioritas yang mendapat perhatian serius....

Mentan Amran menyita 133 ton bawang bombay ilegal dan menegaskan tak ada toleransi impor ilegal yang merugikan petani.
NASIONAL

Amran Geram! Impor Ilegal Bawang Ancam Petani, 133 Ton Disita dan Pelaku Diburu

Jakarta, hotfokus.com Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman kembali mengirim sinyal keras ke...

Penjaminan dan asuransi ekspor dinilai krusial untuk menekan risiko perdagangan global di tengah gejolak geopolitik dan digitalisasi transaksi.
NASIONAL

Penjaminan Ekspor Jadi Andalan Hadapi Gejolak Perdagangan Global

Jakarta, hotfokus.com Dinamika perdagangan global yang makin kompleks menuntut pelaku usaha dan...

NASIONAL

Nelayan dari KNMP Bentenge Ekspor Perdana 1 Ton Ikan Segar ke Arab

Jakarta, hotfokus.com Keren, nelayan dari Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Bentenge, Kabupaten...