Home EKONOMI Ekonom: Inflasi Mei 2019 Jangan Dirisaukan
EKONOMINASIONAL

Ekonom: Inflasi Mei 2019 Jangan Dirisaukan

Share
Share

Jakarta, hotfokus.com

Kalangan ekonom menilai, Inflasi Mei 2019 sebesar 0,68% bisa dipahami, meskipun angka realisasi tersebut di atas konsensus yg berkisar 0,56%.

Kepala Ekonom BNI, Ryan Kiryanto mengatakan, laju inflasi Mei yg 0,68% itu janganlah dianggap terlalu dirisaukan karena setidaknya tiga hal. Pertama, hal itu terjadi secara musiman jelang lebaran Idul Fitri dimana permintaan konsumsi masyarakat melonjak terutama terhadap bahan makanan; makanan jadi, rokok dan tembakau; serta transportasi dan komunikasi, dibarengi dengan lonjakan harga sekaligus.

Kedua, secara umum arah laju inflasi bulanan yg 0,68%, inflasi year to date yg 1,48% maupun tahunan (yoy) yg 3,32% masih on the right track. Diharapkan inflasi sepanjang tahun ini berkisar 3,2-3,3% yoy sesuai dengan jangkar (3,5 +/- 1%).

Ketiga, lonjakan inflasi Mei 0,68% menyiratkan geliat ekonomi yang tinggi dari sisi konsumsi rumah tangga, tercermin dari lonjakan harga kelompok bahan makanan, makanan jadi serta transportasi dan komunikasi jelang lebaran Idul Fitri. Hal inj berefek positif ke pertumbuhan ekonomi (PDB) triwulan kedua yg diperkirakan sebesar 5,15-5,25% yoy.

“Karena arah laju inflasi masih dalam koridor BI, maka dalam RDG BI Juni 2019 nanti RDG BI masih akan menahan BI7DRRR di level 6%, juga untuk lending facility rate dan deposit facility akan bertahan di level saat ini,” tutur Ryan dalam pernyataannya, Selasa (11/06).

Menurut dia, kalibrasi kebijakan BI melalui jalur makroprudensial, tidak melalui jalur suku bunga. BI masih harus mewaspadai inflasi Juni 2019 yang mungkin masih relatif tinggi pasca lebaran Idul Fitri.

“Sekarang ini pe-er berat yang harus dikejar pemerintah dan semua otoritas adalah mendorong pertumbuhan ekonomi di kuartal-kuartal berikutnya lebih tinggi dari capaian di kuartal pertama yg hanya 5,07% atau jauh di bawah ekspektasi.(SA)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Karhutla Kalimantan Makin Meluas, Pertamina Hulu Turunkan Pasukan Pemadam
EKONOMIPERTAMINA

Karhutla Kalimantan Makin Meluas, Pertamina Hulu Turunkan Pasukan Pemadam

Jakarta, Hotfokus.com Pertamina Hulu Indonesia (PHI) memperkuat respons menghadapi kebakaran hutan dan...

NASIONAL

Bidik Wisata Belanja Jadi Motor Pertumbuhan Baru

Jakarta, hotfokus.com Pemerintah membidik wisata belanja menjadi motor pertumbuhan ekonomi baru. “Di...

NASIONAL

Produk Air Minum Dalam Kemasan Harus Penuhi SNI Wajib

Jakarta, hotfokus.com Semua produk air minum dalam kemasan (AMDK) wajib memenuhi standarisasi...

Kemenkeu Siapkan Standardisasi Tarif Kargo Udara
NASIONAL

Kemenkeu Siapkan Standardisasi Tarif Kargo Udara

Jakarta, hotfokus.com Kementerian Keuangan (Kemenkeu) siap menyelesaikan keluhan Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman...