Home EKONOMI Meski Ditinggal Mudik, Penumpang KRL diprediksi meningkat mulai h+2 lebaran
EKONOMINASIONAL

Meski Ditinggal Mudik, Penumpang KRL diprediksi meningkat mulai h+2 lebaran

Share
Share

Jakarta, hotfokus.com

Penyedia layanan angkutan KRL Commuter Line di Jabodetabek, PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) mencatat penurunan volume pengguna sebesar 6% dibanding periode yang sama tahun lalu.

Penurunan ini terutama tercatat dalam tiga hari terakhir ini (1 s.d 3 Juni 2019). Total jumlah pengguna selama H-10 s.d H-2 tahun lalu adalah 8.043.608. Sementara tahun ini jumlahnya 7.553.366.

“Penurunan ini diprediksi salah satunya karena warga yang sudah mulai mudik ke kampung halamannya,” tutur VP Corporate Communications PT KCI, Anne Purba dalam pernyataannnya, Rabu (05/06).

Meskipun demikian, PT KCI tetap yakin bahwa seusai lebaran nanti volume pengguna akan kembali meningkat mengingat setiap tahunnya mulai hari kedua lebaran masyarakat banyak yang menggunakan KRL untuk bersilaturahmi dengan keluarga maupun berekreasi menghabiskan waktu liburan.

PT KCI sendiri selama malam takbiran, lebaran, hingga berakhirnya masa angkutan lebaran pada 16 Juni mendatang tetap mengoperasikan KRL Commuter Line secara normal. KRL melayani pengguna dengan 83 rangkaian yang menempuh 938 perjalanan setiap harinya.

PT KCI menghimbau para pengguna yang hendak menggunakan KRL untuk senantiasa mengikuti aturan dan tata tertib yang berlaku di dalam stasiun dan KRL. Penjelasan mengenai aturan, tata tertib, kiat aman nyaman menggunakan KRL, dan berbagai informasi terbaru dapat diikuti pengguna melalui sosial media KCI di Twitter @CommuterLine, Instagram @commuterline, Facebook Info Commuter Line dan call center (021) 121.(SA)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
NASIONAL

Nelayan dari KNMP Bentenge Ekspor Perdana 1 Ton Ikan Segar ke Arab

Jakarta, hotfokus.com Keren, nelayan dari Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Bentenge, Kabupaten...

NASIONAL

Wamendag: Program B50 Tak akan Ganggu Ekspor Sawit ke Pakistan

Pakistan, hotfokus.com Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag), Dyah Roro Esti Widya Putri, menegaskan...

Ekspor Rajungan Sulit Tembus Pasar AS Tanpa Certificate of Admissible
EKONOMI

Ekspor Rajungan Sulit Tembus Pasar AS Tanpa Certificate of Admissible

Jakarta, hotfokus.com Ekspor rajungan sulit menembus pasar Amerika Serikat (AS), jika pelaku...

EKONOMI

Menkeu: Jaga Ekonomi Tetap Tumbuh Tanpa Bahayakan APBN

Jakarta, hotfokus.com Pemerintah akan memberi suntikan berupa stimulus ekonomi agar perekonomian tetap...