Home EKONOMI 4 Jembatan di Banten Diganti, Permudah Pariwisata & Industri
EKONOMI

4 Jembatan di Banten Diganti, Permudah Pariwisata & Industri

Share
4 Jembatan di Banten Diganti, Permudah Pariwisata & Industri
Share

Jakarta, hotfokus.com

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah diselesaikan penggantian atau duplikasi 4 Jembatan CH di Banten sepanjang 310 meter, yakni Jembatan Cisadane A, Cisadane B, Batu Ceper, dan Tawing.

Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Teknologi, Industri dan Lingkungan, Endra S. Atmawidjaja, mengatakan penggantian/duplikasi Jembatan Callender Hamilton di Banten telah selesai seluruhnya pada tahun ini dan sudah mulai dibuka lalu lintasnya guna mendukung pergerakan orang, jasa dan logistik bagi masyarakat, khususnya menuju kawasan pariwisata dan industri di Banten.

“Dengan selesainya penggantian atau duplikasi Jembatan Callender Hamilton diharapkan akan semakin mendorong meningkatnya perekonomian masyarakat di wilayah Banten, khususnya melalui sektor pariwisata dan industri,” kata Endra yang juga menjabat Jurubicara Kementerian PUPR, seperti dikutip Selasa (2/1/2024).

Jembatan Cisadane A dan B masing-masing dibangun sepanjang 110 meter untuk menghubungkan Kota Tangerang dengan Kabupaten Tangeran via Jalan Raya Merdeka-Jalan Gatot Subroto. Kehadiran jembatan Callender Hamilton di jalan nasional dengan kualitas lebih baik ini akan meningkatkan konektivitas dalam mendukung pengembangan ekonomi kawasan Banten karena tersambung dengan Tol Jakarta – Merak, tepatnya di Pintu Tol Bitung.

Selanjutnya, jembatan Batu Ceper sepanjang 45 meter yang berada di Jalan Raya Daan Mogot, Kota Tangerang. Jalan Daan Mogot merupakan jalan nasional yang menjadi urat nadi transportasi dan logistik menghubungkan Banten wilayah timur (Kota Tangerang) dengan Kota Jakarta.

Kemudian penggantian jembatan Tawing sepanjang 45 meter di Desa Karang Suraga, Cinangka, Kabupaten Serang. Kehadiran Jembatan Callender Hamilton yang berada di Jalan Raya Anyer-Sirih juga diharapkan dapat mendukung akses menuju kawasan pariwisata yang berada di pesisir utara pantai Banten serta Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Tanjung Lesung.

Diharapkan penggantian atau duplikasi jembatan ini juga dapat meningkatkan layanan transportasi jalan, khususnya dalam mendukung kelancaran dan kenyamanan arus lalu lintas pada saat libur Tahun Baru 2024 di Provinsi Banten, termasuk akses menuju tempat wisata dan liburan keluarga.

Penggantian atau duplikasi 4 jembatan tersebut merupakan proyek Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) antara Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Bina Marga dengan PT Baja Titian Utama sebagai Badan Usaha Pelaksana dan PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero) dengan nilai investasi Rp248,4 miliar.

Pekerjaan fisik penggantian atau duplikasi jembatan CH berupa jembatan Steel Box Girder, Steel I Girder beserta bangunan pelengkap (termasuk Structural Health Monitoring System/SHMS) serta operasi dan pemeliharaan selama masa layanan.  (bi)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Menperin Baru: Industri, Motor Ekonomi & Serap Tenaga Kerja
EKONOMI

Menperin Baru: Industri, Motor Ekonomi & Serap Tenaga Kerja

Jakarta, hotfokus.com Sektor industri menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi dan...

Penempatan Manajer KDKMP Bikin Heboh, Kemenkop Buka Fakta di Baliknya
EKONOMI

Penempatan Manajer KDKMP Bikin Heboh, Kemenkop Buka Fakta di Baliknya

Jakarta, Hotfokus.com Penempatan manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) tengah menjadi sorotan...

EKONOMI

Perpres Ditandatangani, KDKMP Jadi Simpul Distribusi Barang Bersubsidi

Jakarta, Hotfokus.com Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP)...

3 Jurus Buat Pacu Pertumbuhan Ekonomi. Investasi, Produktivitas dan Ekspor
EKONOMI

3 Jurus Buat Pacu Pertumbuhan Ekonomi. Investasi, Produktivitas dan Ekspor

Jakarta, hotfokus.com Pemerintah masih mengantisipasi ketidakpastian masalah terkait energi dan logistik akibat...