Home EKONOMI YLKI: Tetap Dorong Pelaksanaan Cukai MBDK, Konsumen Cerdas Akan Pilih Minuman Menyehatkan
EKONOMI

YLKI: Tetap Dorong Pelaksanaan Cukai MBDK, Konsumen Cerdas Akan Pilih Minuman Menyehatkan

Share
YLKI: Tetap Dorong Pelaksanaan Cukai MBDK, Konsumen Cerdas Akan Pilih Minuman Menyehatkan
Share

Jakarta, hotfokus.com

Pelaksana Sementara Ketua Harian YLKI, Indah Sukmaningsih mengatakan, cukai minuman berpemanis dalam kemasan (MBDK) tetap menjadi solusi yang efektif dan perlu dalam upaya mengurangi konsumsi gula berlebih di Indonesia.

Hal ini disampaikan Indah menanggapi pernyataan Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia (Gapmmi) yang menyarankan peta jalan pengendalian Garam, Gula, dan Lemak (GGL) sebagai alternatif pengenaan cukai.

“Cukai MBDK bukan sekadar instrumen fiskal, melainkan bagian dari strategi komprehensif untuk mengatasi tingginya angka penyakit tidak menular (PTM) yang dipicu oleh konsumsi gula berlebih,” kata Indah dalam keterangan persnya, Rabu (28/8).
Berdasarkan data yang ada, lanjut Indah, minuman berpemanis dalam kemasan memberikan kontribusi signifikan terhadap asupan gula harian masyarakat, khususnya di kalangan anak muda dan remaja.

“Fakta ini memperkuat urgensi penerapan kebijakan cukai untuk menurunkan konsumsi produk ini dan mendorong pola hidup yang lebih sehat,” ujarnya.

Menurut Indah, penting untuk dicatat bahwa fokus utama dari kebijakan cukai adalah meminimalkan konsumsi produk yang terbukti berbahaya jika dikonsumsi secara berlebihan, seperti minuman berpemanis.

“Argumen bahwa kontribusi minuman berpemanis terhadap total konsumsi gula nasional hanya 4% tidak mengurangi urgensi pengendalian produk ini. Sebaliknya, pengenaan cukai akan secara langsung mendorong produsen untuk menyesuaikan kadar gula dalam produk mereka, yang pada gilirannya akan mendorong konsumen untuk beralih ke pilihan yang lebih sehat,” paparnya.

Lebih jauh Indah mengatakan bahwa pihaknya percaya upaya untuk menyehatkan masyarakat Indonesia memerlukan pendekatan holistik yang mencakup kebijakan fiskal seperti cukai, regulasi yang ketat, dan kampanye edukasi yang masif.

“Cukai MBDK adalah bagian integral dari upaya tersebut, yang diharapkan dapat membantu masyarakat Indonesia mengurangi konsumsi gula berlebih dan mencegah peningkatan prevalensi PTM di masa depan,” pungkasnya.(RAL)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
EKONOMI

Bulan Ramadhan Momen Perputaran Ekonomi UMK

Jakarta, hotfokus.com Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri merupakan momen penguatan...

EKONOMI

Wamenkeu Juda: APBN 2026 Berjalan On Track dan Terukur

Jakarta, hotfokus.com Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu), Juda Agung, mengungkap pembiayaan Anggaran Pendapatan...

EKONOMI

BI: Jumlah Uang Beredar Naik10 Persen Pada Januari 2026

Jakarta, hotfokus.com Bank Indonesia (BI) mencatat jumlah uang beredar (M2) pada Januari...

EKONOMI

Menkeu: Ekonomi 2026 Bakal Tumbuh 6 Persen

Jakarta, hotfokus.com Kondisi ekonomi pada triwulan IV-2025 yang tumbuh 5,39 persen menjadi...