Jakarta, hotfokus.com
PT Jasamarga Transjawa Tol memastikan kesiapan penuh Gerbang Tol Kalikangkung jelang arus mudik Idulfitri 1447H/2026. Gerbang ini memegang peran krusial karena menjadi penghubung utama kendaraan dari wilayah Barat menuju Timur Pulau Jawa.
Vice President Corporate Secretary & Legal JTT, Ria Marlinda Paallo, mengatakan persiapan dilakukan secara menyeluruh. Perusahaan memprioritaskan kesiapan sistem transaksi, personel operasional, dan pengaturan lalu lintas yang fleksibel untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan.
“GT Kalikangkung merupakan salah satu simpul terpenting dalam sistem jaringan Trans Jawa saat periode Idulfitri. Untuk itu, kami memastikan kapasitas layanan transaksi dalam kondisi optimal, baik di gerbang utama maupun pada gerbang satelit, sehingga dapat mengakomodasi peningkatan volume kendaraan secara maksimal,” ujar Ria, Kamis (26/02/2026).
Secara teknis, gerbang utama Kalikangkung memiliki 8 gardu Exit dan 5 gardu Entrance yang siap beroperasi penuh. Selain itu, akses Oblique Approach Booth (OAB) menyediakan tambahan 10 gardu Exit dan 4 gardu Entrance untuk menjaga kelancaran arus kendaraan, terutama saat puncak mudik dan arus balik Lebaran.
Tidak hanya menambah kapasitas gardu, JTT juga menyiapkan contingency plan untuk menjaga kelancaran transaksi tol. Langkah ini mencakup penambahan petugas layanan serta pengaturan antrean kendaraan secara dinamis sesuai kondisi lapangan dan diskresi Kepolisian.
JTT juga memperkuat koordinasi lintas lembaga dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, serta pemangku kepentingan lainnya. Kolaborasi ini memastikan rekayasa lalu lintas dapat diterapkan cepat dan terintegrasi demi menjaga kelancaran perjalanan pemudik.

Dengan kesiapan infrastruktur, sistem transaksi optimal, dan dukungan koordinasi lintas instansi, GT Kalikangkung diharapkan mampu mengelola lonjakan volume kendaraan dan menjaga arus mudik tetap lancar selama periode Lebaran 2026. (SA/GIT)
Leave a comment