Home EKONOMI Tak Pakai Survei S&P Global, Kemenperin: IKI & PMI Bank Indonesia Lebih Akurat
EKONOMI

Tak Pakai Survei S&P Global, Kemenperin: IKI & PMI Bank Indonesia Lebih Akurat

Share
Share

Jakarta, hotfokus.com

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) tak pernah menggunakan hasil PMI manufaktur sebagai dasar analisis atau perumusan kebijakan.

“Kami menghargai hasil survei PMI sebagai referensi umum. Namun dalam merumuskan kebijakan, Kemenperin menggunakan Indeks Kepercayaan Industri (IKI) dan PMI BI,” kata Juru Bicara Kementerian Perindustrian, Febri Hendri Antoni Arief, Rabu (6/8/2025), menanggapi kritik terkait pertumbuhan industri yang tak sejalan dengan hasil PMI manufaktur Indonesia yang dilansir S&P Global.

Ia mengungkap jumlah perusahaan industri yang jadi sampel rata-rata dalam IKI 3.100 perusahaan tiap bulannya. Sementara survei PMI S&P Global tak lebih dari 500 perusahaan industri per survei.

“Jadi kinerja manufaktur lebih akurat dengan IKI dan PMI BI dibanding dengan indikator kinerja manufaktur lainnya,” tandasnya.

Melalui IKI juga bisa diketahui kinerja masing-masing sub-sektor industri pengolahan non-migas. IKI diolah pakar statistik IPB dan divalidasi ekonom UI.

Ia menambahkan IKI dihimpun berdasarkan survei langsung terhadap pelaku industri dari 23 subsektor manufaktur, mencakup aspek produksi, permintaan ekspor dan domestik, utilisasi kapasitas, tenaga kerja hingga ekspektasi bisnis ke depan.

IKI dinilai lebih representatif untuk kepentingan kebijakan karena didasarkan pada data primer dan dianalisis dalam konteks kebutuhan nasional, tidak semata-mata mengikuti indikator global seperti PMI.

“IKI jauh lebih akurat dan komprehensif karena melibatkan responden lebih banyak, dan kami melengkapi dengan data IKI ekspor dan domestik serta analisis yang mendalam terhadap tren dan tantangan aktual di lapangan,” terang Febri.

Indikator IKI juga mencerminkan kondisi industri yang lebih representatif secara nasional karena melibatkan jumlah responden yang lebih besar dan pendekatan sektoral yang rinci. (bi)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
EKONOMI

Bulan Ramadhan Momen Perputaran Ekonomi UMK

Jakarta, hotfokus.com Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri merupakan momen penguatan...

EKONOMI

Wamenkeu Juda: APBN 2026 Berjalan On Track dan Terukur

Jakarta, hotfokus.com Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu), Juda Agung, mengungkap pembiayaan Anggaran Pendapatan...

EKONOMI

BI: Jumlah Uang Beredar Naik10 Persen Pada Januari 2026

Jakarta, hotfokus.com Bank Indonesia (BI) mencatat jumlah uang beredar (M2) pada Januari...

EKONOMI

Menkeu: Ekonomi 2026 Bakal Tumbuh 6 Persen

Jakarta, hotfokus.com Kondisi ekonomi pada triwulan IV-2025 yang tumbuh 5,39 persen menjadi...