Home EKONOMI Puluhan Ribu Hektar Tambak di Pantura Bakal Direvitalisasi Jadi Budidaya Nila
EKONOMI

Puluhan Ribu Hektar Tambak di Pantura Bakal Direvitalisasi Jadi Budidaya Nila

Share
Share

Jakarta, hotfokus.com

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dan Wakilnya Laksamana Madya TNI (Purn) Didit Herdiawan Ashar, menyatakan akan bekerja cepat dan tuntas memajukan sektor kelautan dan perikanan melalui program ekonomi biru.

“Saya dan Pak Didit sudah terbiasa di Kemhan. Jadi lebih mudah. Kami adalah satu tim, jadi tidak terpisah,” kata menteri, saat memperkenalkan Wakil Menteri (Wamen), Laksamana Madya TNI (Purn) Didit Herdiawan Ashaf, di Kantor KKP, Selasa (22/10/2024).

Saat ini, pihaknya siap melanjutkan dan mengembangkan program kerja ekonomi biru yang sudah dirancang. Diantaranya, merevitalisasi puluhan ribu hektare tambak mangkrak yang tersebar di Pantura menjadi tambak budidaya nila yang produktif dan berkualitas.

Selain itu juga meningkatkan secara signifikan nilai tukar nelayan dan pembudidaya yang menjadi tolak ukur kesejahteraan. Rata-rata nilai tukar nelayan dan pembudidaya masih belum sejahtera. Saat ini masih di angka 104-106.

Menteri mengaku roadmapnya sudah jelas. Sekarang saatnya speed up. Contohnya bagaimana secepatnya merevitalisasi tambak yang sudah puluhan tahun mangkrak di Pantura. Model sudah kita bangun di Karawang, tinggal dikembangkan. Bayangkan angkatan kerja berapa ratus ribu yang akan terserap, masyarakat yang tadinya sudah hopeless karena tambaknya tidak produktif. “Jadi punya harapan. Nah mengakselerasi inilah yang saya akan bekerja sama berdua dengan Pak Wamen,” jelasnya.

Sementara itu, Wamen Didit mengatakan akan bekerja cepat bersama Menteri Trenggono, dengan segera membentuk tim untuk mengakselerasi pelaksanaan program kerja ekonomi biru.

Penguatan sinergi dengan kementerian/lembaga lain turut menjadi concernnya sehingga penataan maupun pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan menjadi lebih optimal. Begitu juga dengan upaya peningkatan asupan protein ikan di tengah masyarakat. (bi)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
RI Betot Potensi Transaksi Rp1,16 Triliun di CAEXPO 2025 di Tiongkok
EKONOMI

Kemendag Banyak Terima Aduan Isi Ulang Saldo & Paylater Selama 2025

Jakarta, hotfokus.com Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengungkap banyak menerima aduan atau laporan terkait...

Ekspor Rajungan Sulit Tembus Pasar AS Tanpa Certificate of Admissible
EKONOMI

Ekspor Rajungan Sulit Tembus Pasar AS Tanpa Certificate of Admissible

Jakarta, hotfokus.com Ekspor rajungan sulit menembus pasar Amerika Serikat (AS), jika pelaku...

EKONOMI

Menkeu: Jaga Ekonomi Tetap Tumbuh Tanpa Bahayakan APBN

Jakarta, hotfokus.com Pemerintah akan memberi suntikan berupa stimulus ekonomi agar perekonomian tetap...

EKONOMI

Pundi Cadangan Devisa Kian Tebal 156,5 Miliar Dolar AS

Jakarta, hotfokus.com Pundi cadangan devisa (cadev) pemerintah akhir Desember 2025 makin tebal....