Aceh, hotfokus.com
PLN kembali tancap gas memulihkan kelistrikan Aceh setelah banjir dan longsor memutus jaringan di 18 dari 23 kabupaten/kota. Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, langsung terbang ke Lanud Sultan Iskandar Muda untuk memimpin pelepasan tim siaga dan mengecek kesiapan material di lapangan.
Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, menyebut kondisi daerahnya benar-benar parah. Akses komunikasi terputus dan banyak wilayah gelap gulita karena tower PLN roboh. “Banyak korban dan beberapa kampung hilang. Insyaallah dukungan dari PLN Aceh dan pusat bisa mempercepat aliran listrik kembali,” ujar Muzakir. Ia menegaskan apresiasinya atas gerak cepat PLN dan seluruh pihak yang membantu.
Darmawan menjelaskan, total 12 tower SUTT ambruk akibat bencana sehingga suplai listrik ke sejumlah wilayah terhenti. Untuk mempercepat pemulihan, PLN mengerahkan sekitar 500 petugas gabungan dari berbagai unit di seluruh Indonesia. “Sejak hari pertama kami sudah siaga penuh. Hari ini kami melepas tim tanggap darurat dan memastikan seluruh personel serta material benar-benar siap,” kata Darmawan.

Material tower dan logistik teknis terus dikirim tanpa henti. Dengan dukungan Pemprov Aceh, TNI, Polri, dan BPBD, pengiriman dilakukan lewat jalur darat hingga udara. “Material tower dari Jawa kami angkut dengan pesawat Hercules. Kami juga datangkan para ahli untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, tim rescue, TNI, dan Polri,” jelas Darmawan.
Di sisi lain, PLN menyiapkan genset, sembako, serta lampu darurat untuk rumah sakit, puskesmas, bandara, hingga lokasi pengungsian. PLN juga menjalankan island operation Nagan Raya 100 MW dan Arun 16 MW agar layanan publik tetap menyala di tengah kondisi darurat.
Meski situasi masih penuh tantangan, Darmawan memastikan seluruh tim bekerja tanpa jeda. “Ratusan petugas all out 24 jam nonstop demi menjalankan misi kemanusiaan ini,” tegasnya.

PLN turut menyerahkan bantuan sembako kepada Gubernur Aceh sebagai dukungan untuk masyarakat terdampak. Darmawan berharap proses pemulihan berjalan cepat. “Kami lakukan yang terbaik. Semoga Aceh segera pulih seperti sediakala,” tutupnya. (*)
Leave a comment