Jakarta, hotfokus.com
Program Mudik Gratis BUMN 2026 mencatat lonjakan partisipasi. Sebanyak 116.688 pemudik diberangkatkan dari kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Dalam program ini, PT PLN (Persero) turut berkontribusi dengan mengangkut 12.500 peserta sekaligus menjalankan skema perjalanan rendah emisi.
Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, menilai inisiatif ini efektif menekan penggunaan kendaraan pribadi, khususnya sepeda motor.
“Pemerintah mengucapkan terima kasih kepada BUMN karena program ini membantu masyarakat sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas,” ujarnya.

Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, menegaskan program ini mencerminkan komitmen negara dalam menghadirkan perjalanan mudik yang lebih aman dan nyaman. Jumlah peserta bahkan melampaui target awal 104 ribu orang.
PLN juga menaikkan kuota menjadi 12.500 pemudik, meningkat dari 11.322 orang pada tahun sebelumnya. Pemberangkatan dilakukan serentak dari tujuh kota besar, mulai dari Jakarta hingga Makassar.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan program ini tidak sekadar layanan transportasi, tetapi juga mendukung agenda keberlanjutan.
“Ini bukan hanya tentang mengantarkan masyarakat pulang, tetapi juga memastikan perjalanan aman, efisien, dan ramah lingkungan,” kata Darmawan.

PLN mencatat, penggunaan kendaraan pribadi berpotensi menghasilkan emisi hingga 578 ton CO2e. Namun, melalui moda transportasi massal, angka tersebut turun menjadi 392 ton CO2e. Perusahaan kemudian menutup sisa emisi melalui skema carbon offset dari PLTMH Gunung Wugul, sehingga total emisi berhasil ditekan hingga nol atau net zero emission. (*)
Leave a comment