Home LISTRIK Permintaan Listrik Terus Menanjak, Penjualan PLN Capai 317,69 TWh Sepanjang 2025
LISTRIK

Permintaan Listrik Terus Menanjak, Penjualan PLN Capai 317,69 TWh Sepanjang 2025

Share
Permintaan Listrik Terus Menanjak, Penjualan PLN Capai 317,69 TWh Sepanjang 2025
Petugas PLN sedang melayani pelanggan rumah tangga di Desa Bukur, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung. Hadirnya listrik yang andal tentunya dapat menggerakkan perekonomian dan meningkatkan taraf hidup masyarakat.
Share

Jakarta, hotfokus.com

Kebutuhan listrik di Tanah Air terus bergerak naik. Sepanjang 2025, PT PLN (Persero) membukukan penjualan listrik sebesar 317,69 terawatt hour (TWh). Capaian tersebut meningkat 3,75% dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat 306,22 TWh, seiring meningkatnya aktivitas ekonomi dan konsumsi masyarakat.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyebut tren positif ini lahir dari dukungan pemerintah serta kerja sama lintas lembaga dalam menjaga ketahanan sistem kelistrikan nasional, meski kondisi global masih penuh tantangan.
“Kami mengapresiasi peran Pemerintah dalam memperkuat ekosistem ketenagalistrikan. Kebijakan yang berkesinambungan menjadi fondasi penting untuk menjaga pasokan listrik tetap andal dan mendorong pertumbuhan ekonomi,” kata Darmawan.

Ia menambahkan, langkah transformasi yang dijalankan PLN sejak 2020 membuat perseroan lebih siap merespons lonjakan permintaan listrik. Penyederhanaan proses bisnis dan perubahan budaya kerja dinilai meningkatkan kecepatan layanan sekaligus kualitas pasokan.
“Transformasi tersebut membuat PLN semakin adaptif menghadapi dinamika global dan kebutuhan pelanggan,” ujarnya.

Dari sisi konsumsi, Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto, menjelaskan bahwa sektor rumah tangga, industri, dan bisnis menjadi motor utama pertumbuhan listrik nasional sepanjang 2025.
“Listrik kini menjadi penggerak utama aktivitas ekonomi dan produktivitas,” ungkap Adi.

PLN mencatat konsumsi listrik rumah tangga mencapai 133,41 TWh atau naik 3,2% secara tahunan. Angka ini setara 41,99% dari total penjualan listrik nasional. Sementara itu, sektor industri menyerap 93,35 TWh, tumbuh 2,5% YoY, terutama dari industri makanan dan minuman, besi dan baja, logam, serta barang galian nonlogam.

Lonjakan paling tinggi terjadi di sektor bisnis. Konsumsi listrik segmen ini mencapai 60,74 TWh atau meningkat 5,4% dibandingkan tahun sebelumnya, didorong kebutuhan listrik pusat data, pusat perbelanjaan, perdagangan nonotomotif, serta sektor pergudangan dan logistik.

Pertumbuhan konsumsi tersebut berjalan seiring dengan bertambahnya pelanggan PLN. Sepanjang 2025, PLN menambah 3,29 juta pelanggan baru sehingga total pelanggan mencapai 96,2 juta.
“Pertumbuhan pelanggan dan konsumsi listrik mencerminkan aktivitas ekonomi yang semakin luas. Kami akan terus mengoptimalkan infrastruktur dan layanan kelistrikan ke depan,” tutup Adi. (*)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
LISTRIK

Gaspol di Gresik, Jakarta Electric PLN Mobile Kunci Posisi Tiga Besar Proliga 2026

Jakarta, Hotfokus.com Jakarta Electric PLN Mobile menutup fase awal Proliga 2026 dengan...

Token listrik prabayar bukan saldo pulsa. Kenali cara kerja kWh, potongan pajak, dan perhitungan listrik agar pemakaian lebih efisien.
LISTRIK

Banyak yang Keliru! Token Listrik Prabayar Ternyata Bukan Pulsa, Ini Penjelasannya

Jakarta, hotfokus.com Masih banyak masyarakat yang mengira token listrik prabayar bekerja seperti...

Cuaca Ekstrem Masih Mengintai, PLN Ingatkan Warga Soal Keamanan Listrik Rumah
LISTRIK

Cuaca Ekstrem Masih Mengintai, PLN Ingatkan Warga Soal Keamanan Listrik Rumah

Jakarta, hotfokus.com Potensi cuaca ekstrem diperkirakan masih membayangi sejumlah wilayah di Indonesia...

REC PLN Laku Keras di 2025, Serapan Energi Hijau Industri Tembus 6,43 TWh
LISTRIK

REC PLN Laku Keras di 2025, Serapan Energi Hijau Industri Tembus 6,43 TWh

Jakarta, hotfokus.com Peralihan industri ke energi bersih kian terasa nyata. Sepanjang 2025,...