Home NASIONAL Pelita Samudera Beli Kapal Untuk Support Kirim Batubara
NASIONAL

Pelita Samudera Beli Kapal Untuk Support Kirim Batubara

Share
Kapal tongkang pengangkut batu bara melintas di Sungai Musi, Palembang,Sumatera Selatan, Kamis (3/1/2019). Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memprediksi realisasi produksi batubara nasional tahun 2019 dapat menembus angka 500 juta ton. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/foc.
Share

Kalaimantan, hotfokus.com

PT Pelita Samudera Shipping, Tbk membuka lembaran baru di tahun 2019 dengan pengumuman kapal induk baru “Dewi Ambarwati”, kapal kelas Handysize sebagai bagian dari program ekspansi Perseroan sejalan dengan peningkatan kebutuhan logistik Indonesia untuk sektor energi.

Dengan kapasitas 32,000 bobot mati (dwt), “Dewi Ambarwati” merupakan kapal handysize kedua Perseroan dan telah disewa untuk pengiriman batubara di daerah Bunati, Kalimantan Selatan, dimulai sejak minggu pertama Januari 2019.

Perseroan berkode saham PSS ini menyelesaikan transaksi akuisisi kapal induk ini di akhir tahun 2018, seluruhnya dilunasi dengan kas internal, menunjukkan likuiditas Perseroan yang sehat dan posisi keuangan yang sangat terjaga.

“Dengan masuknya kapal induk baru ini, PSS saat ini memiliki total armada sebanyak 80 unit, terdiri dari 38 unit kapal tunda, 37 unit tongkang, 3 unit fasilitas muatan apung (FLF) dan 2 unit kapal induk kelas handysize dibandingkan dengan 77 unit yang dimiliki pada awal tahun 2018,” papar Imelda Agustina Kiagoes

Sekretaris Perusahaan Pelita Samudera Shipping, Tbk dalam pernyataan tertulisnya, Selasa (29/01).

PSS menghabiskan sekitar 21 juta dollar AS untuk belanja modal di tahun 2018 dibandingkan dengan sekitar 15,7 juta dollar AS di tahun 2017.

PSS berencana untuk menghabiskan sekitar 50 juta dollar AS di tahun 2019, terutama untuk pembelian kapal tunda, tongkang, dan kapal induk, yang akan didanai dari kombinasi pembiayaan eksternal dan internal, tergantung pada perkembangan dan kondisi Pasar.

Saat ini, Perseroan tetap menjaga posisi keuangan dengan baik, yang tercermin dalam beberapa rasio berikut. Per 30 September 2018, PSS memiliki Rasio Gearing sebesar 0,38x dan Rasio Net Gearing sebesar 0,23x dengan Rasio Debtto-LTM EBITDA sebesar 1,07x dan Rasio Net Debt-to-LTM EBITDA sebesar 0,66x.

Seiring dengan adanya kebutuhan belanja modal Perseroan di 2019, untuk menjaga kebutuhan modal kerja jangka pendek, PSS baru-baru ini telah menandatangani fasilitas pinjaman tanpa jaminan dari Citibank Indonesia dalam mata uang Dollar AS maupun Rupiah sebesar sampai dengan 12 juta dollar AS (termasuk standby LC). (SA)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
NASIONAL

Selama Puasa, Busana Muslim, Perlengkapan Ibadah serta Alas Kaki Laris Manis

Jakarta, hotfokus.com Kalangan industri tekstil dan produk tekstil (TPT) dalam negeri merasa...

Jasa Marga memprediksi lebih dari 1 juta kendaraan melintas di Tol Trans Jawa saat mudik Lebaran 2026.
NASIONAL

Mudik 2026 Meledak! Lebih dari 1 Juta Kendaraan Diprediksi Padati Tol Trans Jawa

Jakarta, hotfokus.com Arus mudik Lebaran 2026 mulai terasa. PT Jasamarga Transjawa Tol...

Menhub Optimistis Arus Mudik Lebaran 2026 Tetap Meningkat
NASIONAL

Menhub Optimistis Arus Mudik Lebaran 2026 Tetap Meningkat

Jakarta, hotfokus.com Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi, memastikanpergerakan masyarakat pada arus mudik...

Situasi Timur Tengah Memanas, Pemerintah Pastikan Keselamatan Jemaah Haji Jadi Prioritas
NASIONAL

Situasi Timur Tengah Memanas, Pemerintah Pastikan Keselamatan Jemaah Haji Jadi Prioritas

Jakarta, Hotfokus.com Pemerintah memastikan keselamatan jemaah haji Indonesia tetap menjadi prioritas utama...