Home EKONOMI Pangkas Rantai Distribusi, Pemerintah Bangun Pasar Induk
EKONOMINASIONAL

Pangkas Rantai Distribusi, Pemerintah Bangun Pasar Induk

Share
Share

Jakarta, hotfokus.com

Kementerian Perdagangan berharap, rencana pemerintah untuk membangun lima pasar induk regional pada 2019 diharapkan mampu memangkas mata rantai distribusi dari berbagai komoditas.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita di Jakarta, Jumat, mengatakan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), yang mana pekerjaan fisik pasar tersebut akan dilakukan oleh kementerian yang dipimpin oleh Basuki Hadimuljono tersebut.

“Pasar induk itu diharapkan bisa mengurangi rantai distribusi dan meningkatkan perputaran roda perekonomian di masing-masing daerah,” kata Enggartiasto seperti dikutp Antara, Jumat (03/8).

Menurut Enggartiasto, lima pasar yang di antaranya dibangun di Sulawesi Selatan, Jawa Timur, Jawa Barat, dan Jawa Tengah tersebut merupakan pasar di luar pasar-pasar yang harus dibangin kembali akibat kebakaran atau masalah lainnya.

Pembangunan pasar induk tersebut merupakan arahan dari Presiden Joko Widodo. Pembangunan pasar induk itu direncanakan akan menelan anggaran sebesar Rp200 miliar per pasar, sehingga total dana yang dibutuhkan mencapai Rp1 triliun.

Sebelumnya, Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) menilai bahwa keinginan Presiden Joko Widodo untuk menambah keberadaan pasar induk di berbagai wilayah Indonesia, dinilai mampu memperkuat perputaran ekonomi di tiap-tiap daerah.

Ketua Umum Ikappi Abdullah Mansuri mengatakan bahwa, salah satu keuntungan dari adanya pasar induk tersebut adalah bisa memutar roda perekonomian masing-masing daerah, namun dengan catatan tidak menambah panjangnya rantai pasok suatu komoditas tertentu.

“Saya setuju dengan keinginan Presiden Joko Widodo, pasar induk menjadi pusat transit berbagai komoditas dari luar daerah. Keuntungan lainnya adalah, memperkuat perputaran ekonomi daerah, itu bagian yang penting,” kata Abdullah, Kamis (2/8).

Pada pemerintahan Presiden Joko Widodo, pasar rakyat menjadi perhatian tersendiri. Salah satu program yang mengutamakan keberadaan pasar rakyat tersebut adalah program revitalisasi 5.000 pasar rakyat hingga 2019 mendatang.(RAL)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
EKONOMI

Menkeu: Hingga Akhir Tahun, Harga BBM Subsidi Tak Naik

Jakarta, hotfokus.com Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, memastikan hingga akhir tahun,...

Konsentrat Tembaga
NASIONAL

Harga Mineral Terkoreksi, HPE Tembaga & Emas Ikut Lunglai

Jakarta, hotfokus.com Menyusul terkoreksinya harga mineral, harga patokan ekspor (HPE) konsentrat tembaga...

BI Luncurkan Repo Valas, Instrumen Baru untuk Jaga Likuiditas dan Stabilitas Rupiah
EKONOMI

BI Luncurkan Repo Valas, Instrumen Baru untuk Jaga Likuiditas dan Stabilitas Rupiah

Jakarta, Hotfokus.com Bank Indonesia resmi memperkenalkan instrumen baru di pasar valuta asing...

EKONOMI

Permintaan Dunia Meningkat, HPE Tembaga & Emas Melesat

Jakarta, hotfokus.com Permintaan dunia meningkat, harga patokan ekspor (HPE) konsentrat tembaga (Cu...