Jakarta, hotfokus.com
Arus mudik Lebaran 2026 mulai terasa. PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) memprediksi lonjakan besar kendaraan di ruas Tol Trans Jawa selama periode 11–31 Maret 2026.
Perusahaan memperkirakan sekitar 1.039.004 kendaraan melintas di Gerbang Tol Cikampek Utama menuju wilayah timur Trans Jawa. Angka ini melonjak sekitar 74,83 persen dibandingkan kondisi lalu lintas normal.
Lonjakan mobilitas tersebut membuat operator tol langsung memperkuat kesiapan operasional di seluruh ruas yang dikelola. JTT menyiagakan 244 tim preservasi untuk menjaga kualitas infrastruktur jalan. Tim tersebut mencakup perbaikan jalan, pemeliharaan drainase, perawatan ruang milik jalan hingga penanganan potensi genangan dan longsor.
Direktur Utama PT Jasamarga Transjawa Tol, Rudi Kurniadi, menegaskan langkah ini penting agar perjalanan pemudik tetap aman dan nyaman.
“Upaya ini dilakukan untuk memastikan kondisi jalan tol tetap aman, andal, dan nyaman dilalui oleh pengguna jalan selama periode arus mudik dan balik Idulfitri,” ujar Rudi, Jumat (13/02/2026).
Selain menjaga kondisi jalan, JTT juga memperkuat layanan darurat. Perusahaan menyiagakan 101 unit kendaraan derek di seluruh ruas Tol Trans Jawa. Sebanyak 574 personel on call juga siap bergerak cepat jika terjadi gangguan lalu lintas.
Untuk mempercepat transaksi di gerbang tol, JTT menambah 19 titik layanan top up uang elektronik serta menyediakan 60 unit Mobile Reader tambahan.

Di sisi lain, perusahaan memastikan fasilitas istirahat tetap siap melayani pemudik. Sebanyak 40 rest area beroperasi di sepanjang Tol Trans Jawa, termasuk dua rest area fungsional di KM 439 A dan KM 444 B ruas Tol Semarang–Solo. (SA/GIT)
Leave a comment