Tokyo, hotfokus.com
PT Pertamina (Persero) memperkuat ekspansi di sektor gas dengan melanjutkan kemitraan strategis bersama INPEX Corporation. Kedua pihak resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk pengembangan Proyek LNG Abadi di Blok Masela, Jepang, 30 Maret 2026.
Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, menyatakan kerja sama ini membuka ruang sinergi menyeluruh, mulai dari kegiatan hulu hingga pemanfaatan gas dan LNG di berbagai sektor energi.
“Melalui perpanjangan MoU ini, Pertamina berharap proyek LNG ini dapat terealisasi dan menjadi kontribusi nyata bagi negara,” ujarnya.
Proyek LNG Abadi di Laut Arafura menjadi salah satu proyek gas terbesar di Indonesia. Proyek ini diharapkan mampu menopang pasokan energi jangka panjang, terutama untuk kebutuhan kawasan Asia.
Kemitraan ini melanjutkan kolaborasi yang telah terjalin sejak Juli 2023. Penandatanganan dilakukan bersama President & CEO INPEX, Takayuki Ueda.
Selain itu, PT Pertamina Hulu Energi (PHE) turut memperluas kerja sama dengan INPEX guna mengembangkan potensi bisnis hulu migas di Indonesia dan Asia Tenggara.
Saat ini, INPEX melalui INPEX Masela Ltd. mengoperasikan proyek tersebut dengan target produksi mencapai 9,5 juta ton LNG per tahun. Proyek ini juga mengadopsi teknologi carbon capture and storage (CCS) untuk mendukung pengembangan energi rendah emisi.
Ke depan, kedua perusahaan akan menjajaki kolaborasi lanjutan, mulai dari penyerapan LNG, transportasi, angkutan laut, hingga perdagangan karbon dan carbon offset.

Langkah ini memperkuat posisi Pertamina dalam menjaga pasokan energi sekaligus mendukung target Net Zero Emission 2060 melalui strategi bisnis berkelanjutan. (*)
Leave a comment