Home EKONOMI Kilang AS Mulai Produksi, WTI Sentuh Level Tertinggi Sejak Mei 2019
EKONOMIINTERNASIONAL

Kilang AS Mulai Produksi, WTI Sentuh Level Tertinggi Sejak Mei 2019

Share
Kilang AS Mulai Produksi, WTI Sentuh Level Tertinggi Sejak Mei 2019
Kilang AS Mulai Produksi, WTI Sentuh Level Tertinggi Sejak Mei 2019
Share

New York, Hotfokus.com

Dikutip dari laporan Reuters, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI), patokan Amerika Serikat, menguat 31 sen, atau 0,5 persen, menjadi USD63,53 per barel pada penutupan, Kamis, yang merupakan  penutupan tertinggi sejak Mei 2019.

Kenaikan itu dipicu pengilangan di Texas yang sudah memulai kembali produksi setelah cuaca dingin ekstrim pekan lalu.

Sementara itu, minyak jenis Brent justru tertekan di tengah kekhawatiran akan produsen meningkatkan output kembali.

Sementara itu harga minyak mentah berjangka Brent untuk kontrak pengiriman April, patokan internasional, ditutup turun 16 sen, atau 0,2 persen menjadi USD66,88 per barel pada , Kamis (25/2/2021) atau Jumat (26/2/2021) pagi WIB. Kontrak Brent April akan berakhir pada Jumat.

Analis mengatakan WTI meningkat pada akhir sesi karena lebih banyak pengilangan Texas mulai kembali beroperasi, termasuk pabrik Port Arthur milik Valero Energy Corp dan Corpus Christi milik Citgo Petroleum Corp.

Pembekuan itu menyebabkan produksi minyak mentah Amerika anjlok lebih dari 10%, atau rekor 1 juta barel per hari (bph) pekan lalu, sementara penyulingan jatuh ke tingkat yang tidak terlihat sejak 2008, kata Badan Informasi Energi.

“Semakin banyak kilang kembali beroperasi, semakin banyak minyak mentah yang akan mereka bakar, dan semakin sedikit minyak mentah yang disimpan,” kata Bob Yawger, Direktur Mizuho di New York.

Namun, secara keseluruhan, analis mencatat kenaikan harga melambat pada sesi Kamis.

“Dengan momentum tampak melambat seminggu sebelum pertemuan OPEC Plus berikutnya, minyak mentah mungkin memposisikan untuk koreksi kecil,” kata Craig Erlam, analis OANDA, mencatat.

“Masih banyak risiko penurunan di pasar dan salah satunya adalah kesatuan OPEC Plus semakin tegang dalam beberapa bulan mendatang.” tuturnya.

Organisasi Negara Eksportir Minyak dan sekutunya termasuk Rusia, sebuah kelompok yang dikenal sebagai OPEC Plus, akan bertemu pada 4 Maret.

Analis mencatat kenaikan harga minyak baru-baru ini–baik Brent dan WTI melambung lebih dari 75 persen selama empat bulan terakhir–dapat mendorong produsen Amerika untuk kembali ke  wellpad  dan OPEC Plus akan melonggarkan pengurangan produksinya.

Kelompok tersebut akan membahas pelonggaran moderat pembatasan pasokan minyak dari April mengingat pemulihan harga, tutur sumber OPEC Plus, meski beberapa menyarankan untuk mempertahankan kebijakan saat ini mengingat risiko kemunduran baru dalam pertempuran melawan pandemi.

Sebagaimana diketahui, pemotongan ekstra sukarela oleh Arab Saudi pada Februari dan Maret, terbukti memperketat pasokan global dan mendukung harga. (SNU/RIF)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Menkeu: Bea Cukai Harus Kawal Permintaan Domestik
EKONOMI

Menkeu: Bea Cukai Harus Kawal Permintaan Domestik

Jakarta, hotfokus.com Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, meminta jajarannya terutama Bea...

Sepanjang 2023, Nilai Transaksi Lelang DJKN Tembus Rp44,34 T
EKONOMI

Di Taiwan, WNI Bayar Biaya Urus Paspor di Minimarket

Taipei, hotfokus.com Kabar gembira bagi Warga Negara Indonesia (WNI) di Taiwan. Mereka...

Jelang Imlek, Ekspor Perikanan Ke Taiwan dan Korsel Diprediksi Melesat
INTERNASIONAL

Jelang Imlek, Ekspor Perikanan Ke Taiwan dan Korsel Diprediksi Melesat

Jakarta, hotfokus.com Jelang Tahun Baru Imlek 2026, ekspor perikanan Indonesia ke Taiwan...

Program SRC dinilai menjadi pilar penting pemberdayaan UMKM nasional dengan omzet Rp236 triliun dan dampak langsung ke jutaan tenaga kerja.
EKONOMI

SRC Jadi Penggerak Utama Pemberdayaan UMKM Nasional

Jakarta, hotfokus.com Kementerian Koperasi dan UKM menilai program Sampoerna Retail Community (SRC)...