Home EKONOMI Kemenkop dan UKM Jajaki Kerjasama Dengan Bukalapak Kembangkan UMKM
EKONOMI

Kemenkop dan UKM Jajaki Kerjasama Dengan Bukalapak Kembangkan UMKM

Share
kemenkop dan ukm jajaki kerjasama dengan bukalapak kembangkan umkm
kemenkop dan ukm jajaki kerjasama dengan bukalapak kembangkan umkm
Share

Jakarta, hotfokus.com

Kementerian Koperasi dan UKM tengah menjajaki kerjasama dengan marketplace kondang Bukalapak dalam pengembangan usaha dan jaringan pemasaran produk UMKM di Indonesia. “Kami bersama Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki sudah membahas bagaimana cara mengembangkan UMKM di Indonesia. Pasalnya, Bukalapak memiliki jutaan pelapak yang mayoritas merupakan UMKM,” ucap Chief Strategy Officer Bukalapak Teddy Oetomo di kantor Kementerian Koperasi dan UKM, Jakarta, Rabu (6/11).

Teddy pun memastikan bahwa pihaknya akan bekerjasama dan bersinergi dengan Kemenkop dan UKM supaya bisa membangkitkan kinerja usaha para pelapak di Indonesia. “Kita akan mengkaji lebih jauh lagi nantinya untuk masuk ke tahapan pembahasan program,” ujar Teddy.

Selain itu, Teddy juga memaparkan bahwa Bukalapak sudah banyak bermitra dengan lembaga keuangan dan perbankan dalam menyalurkan bantuan permodalan bagi para pelapak. “Itu sudah berjalan. Terlebih lagi, kita memiliki sekitar 1,2 juta warung dan kios binaan Bukalapak. Total mitra kita ada sebanyak 2,5 juta UKM,” kata Teddy.

Teddy juga mengakui, Bukalapak memiliki Big Data untuk mempermudah kerjasama dengan berbagai lembaga keuangan dan perbankan. Dan semua itu dilakukan secara online. “Kita tertarik kerjasama dengan Kemenkop dan UKM karena memang jiwa kita adalah UKM,” tukas Teddy.

Di samping itu, Teddy juga mengatakan, di Bukalapak rutin dilakukan pelatihan bagi para UKM yang menjadi mitranya. “Setiap tahun di 100 kota di Indonesia ada sekitar 500 event pelatihan yang dilakukan para pelapak senior bagi para pelapak junior. Semacam transfer knowledge dari senior ke junior,” tandas Teddy.

Dalam kesempatan yang sama, Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Victoria Br Simanungkalit menambahkan, Bukalapak memiliki Big Data yang bisa dimanfaatkan untuk mengkurasi produk UKM mana yang bisa didorong dengan cepat masuk ke pasar global melalui marketplace atau aplikasi yang ada.

“Idenya kita akan berkolaborasi dengan marketplace, agar supaya 62 juta UKM bisa kita agregasi lebih cepat, dalam mengakses permodalan dan pemasaran. Hal itu nanti yang akan kita bahas lebih detail dan kongkrit”, pungkas Victoria. (DIN/rif)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
EKONOMI

Menkeu: Ekonomi 2026 Bakal Tumbuh 6 Persen

Jakarta, hotfokus.com Kondisi ekonomi pada triwulan IV-2025 yang tumbuh 5,39 persen menjadi...

BI Rate tertahan di 4,75%! Gubernur BI Perry Warjiyo jaga stabilitas Rupiah dan siapkan ruang penurunan bunga kredit. Cek detailnya di sini!
EKONOMI

BI Rate Tetap 4,75 Persen! Cek Nasib Cicilan dan Tabungan Anda di Februari 2026

Jakarta, hotfokus.com Kabar penting buat kamu yang sedang memantau bunga KPR atau...

BI: Utang RI Triwulan IV-2025 Naik Jadi 431 Miliar Dolar AS
EKONOMI

BI: Utang RI Triwulan IV-2025 Naik Jadi 431 Miliar Dolar AS

Jakarta, hotfokus.com Bank Indonesia (BI) mengungkap utang luar negeri (ULN) Indonesia pada...

EKONOMI

Kemenkeu Tambah Alokasi TKD Rp10,65 T Buat Aceh, Sumut dan Sumbar

Jakarta, hotfokus.com Kementerian Keuangan menambah alokasi transfer ke daerah (TKD) Rp10,65 triliun...