Home EKONOMI Gandeng Universitas Hingga Tiktok, Pemerintah Berupaya Bikin UMKM Go Digital
EKONOMINASIONAL

Gandeng Universitas Hingga Tiktok, Pemerintah Berupaya Bikin UMKM Go Digital

Share
Gandeng Universitas Hingga Tiktok, Pemerintah Berupaya Bikin UMKM Go Digital
Share

Jakarta, Hotfokus.com

Berbagai upaya dilakukan pemerintah untuk membantu agar pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) go digital. Terbaru, Kementerian dibawah pimpinan Teten Masduki itu menggandeng lima institusi, mulai dari institusi pendidikan, hingga platform media sosial untuk mendorong digitalisasi UMKM.

Deputi Bidang UKM Kemenkop UKM Hanung Harimba Rachman menjelaskan, lima institusi yang diajak kerjasama itu yakni Universitas Padjajaran, Universitas Prasetiya Mulya, Telkomsel, GIZ (Gesellschaft Für Internationale Zusammenarbeit) dan Tik Tok Pte Ltd. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan lima perwakilan lembaga tersebut.

Menurut Hanung, pelaku UMKM yang telah mapan dan siap, akan didampingi dalam proses go digital melalui pelatihan digital marketing dan pelatihan peningkatan keahlian dalam teknis produksi yang melibatkan instruktur yang berkompeten.

“Diharapkan melalui kesepakatan ini, dapat dimulai gebrakan UKM untuk bertransformasi dari manual ke digital sehingga dapat bergerak lebih cepat, lincah, dan efektif dalam menjalankan bisnisnya,” kata Hanung, Jumat (30/4/2021).

Dalam kesempatan itu, digelar juga Sinergi Kegiatan Pengembangan kapasitas SDM UKM, Pelatihan Ketrampilan Teknis Produksi dan Digital Marketing yang diikuti oleh 120 pelaku UKM di Kabupaten dan Kota di Jawa Barat, yang terbagi dalam empat angkatan.

Hanung mengatakan, upaya tersebut merupakan komitmen dan keseriusan Deputi Bidang UKM melalui sinergi dan kolaborasi dengan berbagai institusi pendidikan untuk pemberdayaan UKM sehingga bisa berdaya saing untuk masuk ke pasar ekspor.

“Sesuai arahan Bapak Menteri, kita harus bisa mencetak UKM naik kelas dan Ekspor yang sustainable,” tuturnya.

Menurut Hanung, dengan adanya pandemi Covid-19, hal ini menjadi momentum bagi KUMKM untuk melakukan akselerasi transformasi digital di berbagai sektor kehidupan agar bisnisnya tetap eksis.

Berdasarkan data yang ia himpun, pada saat pandemi Covis-19, hanya UMKM yang terhubung platform digital yang mengalami pertumbuhan.

Di tahun ini penjualan di platform digital naik 26 persen dibandingkan tahun lalu, sementara UMKM yang belum terhubung dengan platform digital yang mengalami penurunan omzet.

“Tantangan besar kita saat ini UMKM yang berjumlah 64,1 juta yang memanfaatkan ekonomi digital masih minim, baru sekitar 16 persen atau 10,25 juta UMKM saja,” pungkasnya. (SNU/RIF)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
BI Luncurkan Repo Valas, Instrumen Baru untuk Jaga Likuiditas dan Stabilitas Rupiah
EKONOMI

BI Luncurkan Repo Valas, Instrumen Baru untuk Jaga Likuiditas dan Stabilitas Rupiah

Jakarta, Hotfokus.com Bank Indonesia resmi memperkenalkan instrumen baru di pasar valuta asing...

EKONOMI

Permintaan Dunia Meningkat, HPE Tembaga & Emas Melesat

Jakarta, hotfokus.com Permintaan dunia meningkat, harga patokan ekspor (HPE) konsentrat tembaga (Cu...

EKONOMI

Naikkan Harga Jual Daging Sapi, Pelaku Usaha Nakal akan Ditindak

Jakarta, hotfokus.com Pemerintah akan menindak tegas dan terukur terhadap pelaku usaha nakal...

NASIONAL

Selama Puasa, Busana Muslim, Perlengkapan Ibadah serta Alas Kaki Laris Manis

Jakarta, hotfokus.com Kalangan industri tekstil dan produk tekstil (TPT) dalam negeri merasa...