Home EKONOMI Gaet Pasar Domestik, IKM Didorong Tawarkan Produknya di LKPP
EKONOMI

Gaet Pasar Domestik, IKM Didorong Tawarkan Produknya di LKPP

Share
gaet pasar domestik, ikm didorong tawarkan produknya di lkpp
Share

Jakarta, Hotfokus.com

Industri Kecil dan Menengah (IKM) didorong untuk memanfaatkan pangsa pasar yang dibuka pemerintah dalam pengadaan barang dan jasa melalui laman Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP). Pasalnya untuk pengadaan barang dan jasa pemerintah tahun 2021 ini nilainya mencapai Rp609,3 triliun. Potensi pasar yang sangat besar ini diyakini bisa dipenuhi oleh produk-produk dalam negeri khususnya dari sektor UMKM.

Dirjen Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Gati Wibawaningsih, menyatakan untuk bisa memenuhi order belanja barang dan jasa pemerintah melalui LKPP memang tidak mudah. Pelaku industri diharuskan bisa menunjukkan kualitas produk serta kepastian keberlanjutan produk yang dihasilkan.

“Peluang pasar dalam negeri ini bisa diperoleh IKM apalagi dalam kesempatan yang sama ada belanja modal dari BUMN selama lima tahun kedepan nilainya mencapai USD65 miliar. Ini besar sekali nilainya sehingga peluang ini harus dimanfaatkan bersama-sama,” kata Gati dalam webinar terkait peluang pasar dalam negeri dan ekspor produk IKM, Sabtu (17/7/2021).

Selain memanfaatkan pasar tersebut, IKM juga bisa memanfaatkan marketplace yang saat ini menjamur. Saat ini baru ada 475 IKM yang memiliki akun di marketplace yang terhubung ke dalam program Bela Pengadaan. Namun sayangnya dari jumlah itu hanya ada 188 IKM atau 39 persen yang berpotensi dapat memaksimalkan program Bela Pengadaan.

Sementara dalam menggaet pasar ekspor, Gati pemerintah terus membuka peluang pengembangan usaha dari IKM melalui berbagai program pendampingan, pelatihan, fasilitasi dan peningkatan SDM dari pelaku IKM. Bahkan pemerintah telah menyediakan skim-skim pendanaan yang lunak untuk memecahkan persoalan pendanaan yang kerap dihadapi pelaku usaha dalam pengembangan usaha.

Untuk menarik minat permintaan dari luar negeri, Gati menekankan agar pelaku IKM memastikan produk yang dijual berkualitas, memenuhi standar mutu halal dan memiliki packaging yang menarik. Hal itu sesuai dengan arahan Presiden Jokowi dalam beberapa kesempatan.

“Jadi IKM harus berupaya bagaimana membuat warna, tulisan dan packaging itu menarik untuk dilihat terutama ketika masuk ke pasar ekspor. Harus terjamin kualitas dan kepastian keberlanjutan produksi,” pungkas Gati. (DIN/RIF)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Ekspor Rajungan Sulit Tembus Pasar AS Tanpa Certificate of Admissible
EKONOMI

Ekspor Rajungan Sulit Tembus Pasar AS Tanpa Certificate of Admissible

Jakarta, hotfokus.com Ekspor rajungan sulit menembus pasar Amerika Serikat (AS), jika pelaku...

EKONOMI

Menkeu: Jaga Ekonomi Tetap Tumbuh Tanpa Bahayakan APBN

Jakarta, hotfokus.com Pemerintah akan memberi suntikan berupa stimulus ekonomi agar perekonomian tetap...

EKONOMI

Pundi Cadangan Devisa Kian Tebal 156,5 Miliar Dolar AS

Jakarta, hotfokus.com Pundi cadangan devisa (cadev) pemerintah akhir Desember 2025 makin tebal....

PPN DTP dorong pasar properti. Rumah123 catat permintaan hunian baru naik 16,8% sepanjang 2025.
EKONOMI

Marketplace Properti Ungkap Efek Nyata PPN DTP, Permintaan Naik Dua Digit

Jakarta, hotfokus.com Insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) kembali membuktikan...