Home LISTRIK Cuaca Ekstrem Masih Mengintai, PLN Ingatkan Warga Soal Keamanan Listrik Rumah
LISTRIK

Cuaca Ekstrem Masih Mengintai, PLN Ingatkan Warga Soal Keamanan Listrik Rumah

Share
Cuaca Ekstrem Masih Mengintai, PLN Ingatkan Warga Soal Keamanan Listrik Rumah
Ilustrasi petugas PLN melakukan koordinasi dan edukasi keamanan listrik dengan salah satu pelanggan terdampak banjir.
Share

Jakarta, hotfokus.com

Potensi cuaca ekstrem diperkirakan masih membayangi sejumlah wilayah di Indonesia hingga akhir Januari 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat hujan lebat berisiko memicu banjir, yang turut meningkatkan ancaman gangguan dan bahaya kelistrikan di lingkungan permukiman.

Merespons kondisi tersebut, PT PLN (Persero) mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap aspek keselamatan listrik, terutama saat air mulai menggenangi rumah. PLN menekankan bahwa langkah pencegahan sederhana dapat meminimalkan risiko kecelakaan akibat aliran listrik.

Executive Vice President Komunikasi Korporat & TJSL PLN, Gregorius Adi Trianto, menegaskan keselamatan publik menjadi prioritas utama perusahaan di tengah cuaca ekstrem.

“Keselamatan masyarakat selalu menjadi perhatian utama PLN. Karena itu, kami mengimbau pelanggan agar lebih waspada dan memperhatikan keamanan instalasi listrik, baik di dalam rumah maupun di sekitar lingkungan,” ujar Gregorius.

PLN menyampaikan tiga langkah penting yang perlu dilakukan warga ketika menghadapi genangan air. Langkah pertama, segera hentikan aliran listrik dengan mematikan Miniature Circuit Breaker (MCB) di meteran atau kWh Meter jika air mulai memasuki rumah. Cara ini efektif untuk mencegah risiko tersengat listrik.

Langkah kedua, lepaskan seluruh peralatan elektronik dari stop kontak guna menghindari korsleting. Apabila air berpotensi terus naik, masyarakat disarankan memindahkan perangkat listrik ke tempat yang lebih tinggi agar tetap aman.

Langkah ketiga, sebelum listrik kembali digunakan, pastikan semua peralatan dalam kondisi benar-benar kering.

“Air adalah penghantar listrik yang sangat kuat. Dengan memastikan peralatan kering, masyarakat bisa terhindar dari bahaya listrik, terutama saat hujan lebat yang berpotensi menimbulkan banjir,” jelas Gregorius.

Selain itu, PLN meminta masyarakat tidak ragu melaporkan kondisi berbahaya pada jaringan listrik akibat banjir atau cuaca ekstrem lainnya. Dalam situasi tertentu, PLN dapat melakukan pemadaman sementara sebagai langkah pencegahan. Laporan dan pengaduan dapat disampaikan melalui fitur Pengaduan di aplikasi PLN Mobile.(*)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Token listrik prabayar bukan saldo pulsa. Kenali cara kerja kWh, potongan pajak, dan perhitungan listrik agar pemakaian lebih efisien.
LISTRIK

Banyak yang Keliru! Token Listrik Prabayar Ternyata Bukan Pulsa, Ini Penjelasannya

Jakarta, hotfokus.com Masih banyak masyarakat yang mengira token listrik prabayar bekerja seperti...

REC PLN Laku Keras di 2025, Serapan Energi Hijau Industri Tembus 6,43 TWh
LISTRIK

REC PLN Laku Keras di 2025, Serapan Energi Hijau Industri Tembus 6,43 TWh

Jakarta, hotfokus.com Peralihan industri ke energi bersih kian terasa nyata. Sepanjang 2025,...

Daya Listrik Tak Lagi Cukup? PLN Mobile Jadi Solusi Cepat untuk Rumah dan Usaha
LISTRIK

Daya Listrik Tak Lagi Cukup? PLN Mobile Jadi Solusi Cepat untuk Rumah dan Usaha

Jakarta, Hotfokus.com Aktivitas rumah tangga dan usaha sering berkembang lebih cepat dari...

Bangunan Sudah Jadi tapi Listrik Belum Nyala? Ini Cara Praktis Pasang Listrik via PLN Mobile
LISTRIK

Bangunan Sudah Jadi tapi Listrik Belum Nyala? Ini Cara Praktis Pasang Listrik via PLN Mobile

Jakarta, hotfokus.com Bangunan yang berdiri megah belum bisa langsung difungsikan tanpa aliran...