Jakarta, Hotfokus.com
Serikat Pekerja (SP) PT Patra Logistik mendukung kebijakan streamlining anak dan cucu perusahaan BUMN. Namun, mereka meminta pemerintah tetap mempertahankan kendali negara atas distribusi BBM.
Ketua SP Patra Logistik Nanda Hidayat Masyudi menilai penyederhanaan struktur BUMN dapat memangkas birokrasi dan meningkatkan efisiensi. Meski begitu, kebijakan tersebut harus mempertimbangkan fungsi strategis setiap perusahaan.

“Efisiensi kami dukung penuh. Tetapi jangan sampai atas nama efisiensi negara justru kehilangan instrumen strategis dalam mengendalikan distribusi BBM,” tegas Nanda.
Distribusi BBM Jadi Sektor Strategis
Menurut Nanda, distribusi BBM bukan sekadar aktivitas bisnis. Kelancaran pasokan energi berkaitan langsung dengan transportasi, industri, perdagangan, logistik, hingga aktivitas ekonomi masyarakat.
Karena itu, SP Patra Logistik meminta proses pengawasan dan eksekusi distribusi BBM tetap berada dalam kendali negara melalui entitas yang memiliki kompetensi dan pengalaman.
Nanda juga menilai efisiensi seharusnya menyasar birokrasi berlapis, fungsi yang tumpang tindih, aset yang belum optimal, serta sistem kerja yang belum terdigitalisasi.
“Yang harus dipangkas adalah birokrasi dan fungsi yang duplikatif, bukan fungsi strategis negara,” ujarnya.
SP Patra Logistik menyatakan siap ikut dalam transformasi BUMN. Serikat pekerja berharap streamlining menghasilkan perusahaan yang lebih lincah tanpa mengorbankan ketahanan energi nasional. (*)
Leave a comment