Jakarta, hotfokus.com
PT Pertamina (Persero) terus memperkuat pembinaan pelaku usaha kecil dan menengah melalui fasilitasi sertifikasi halal. Sebanyak 50 UMKM binaan dari berbagai bidang usaha mendapat dukungan tersebut untuk memperkuat daya saing produknya.
Peserta program berasal dari sejumlah sektor, mulai dari kuliner, fesyen, kerajinan, produk kecantikan hingga perawatan tubuh. Pertamina juga melengkapi pembinaan dengan pelatihan, pendampingan, pengembangan mutu, serta dukungan pemasaran.
Vice President Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron mengatakan sertifikasi halal dapat menjadi salah satu instrumen untuk meningkatkan keyakinan konsumen terhadap produk UMKM.

“Pertamina mendorong UMKM binaan agar tidak hanya memiliki produk yang berkualitas, tetapi juga didukung legalitas dan sertifikasi yang mampu meningkatkan kepercayaan konsumen,” ujar Baron.
Ia berharap para pelaku usaha tidak berhenti setelah memperoleh sertifikasi. Sebaliknya, mereka dapat menjadikan legalitas tersebut sebagai pijakan untuk meningkatkan mutu, menciptakan inovasi, dan memperluas jaringan penjualan.
Pelaku UMKM binaan Pertamina sekaligus pemilik MiniesQ, Minie Sudjarwo, merasakan manfaat sertifikasi halal bagi pengembangan usahanya.
“Sertifikasi halal menjadi nilai tambah bagi produk kami. Kami jadi lebih percaya diri menawarkan produk ke pasar yang lebih luas dan membuka peluang bekerja sama dengan toko modern maupun mitra usaha lainnya,” kata Minie.

Pertamina menargetkan pembinaan tersebut dapat membantu UMKM meningkatkan kapasitas bisnis dan memperluas jangkauan konsumen. Program itu sekaligus mendukung penguatan ekosistem produk halal nasional di tengah penerapan kebijakan sertifikasi halal BPJPH. (*)
Leave a comment