Jakarta, Hotfokus.com
PT Pertamina International Shipping (PIS) terus memperkuat edukasi lingkungan bagi masyarakat pesisir melalui program Ocean LiteraSEA. Lewat Workshop Guru Empatik & Pembelajaran Interaktif yang berlangsung di Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung, perusahaan mendorong lahirnya generasi yang lebih peduli terhadap keberlanjutan laut.
Kegiatan yang digelar pada 13 Mei 2026 itu melibatkan 40 guru dari 20 sekolah pesisir. Para peserta mendapat pembekalan mengenai ekosistem laut, metode belajar interaktif, hingga pendekatan pendidikan yang lebih empatik dan berkelanjutan.
Program Ocean LiteraSEA menjadi bagian dari inisiatif TJSL BerSEAnergi untuk Laut di bawah pilar Advancing Education. Melalui program tersebut, PIS ingin menghadirkan pendidikan kelautan yang lebih dekat dengan kehidupan masyarakat pesisir.
Pelaksanaan pelatihan ini turut menggandeng sejumlah pihak, di antaranya Inovasi Muda, Universitas Pendidikan Indonesia, BPPMVP KPTK, Kementerian Kelautan dan Perikanan, serta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat literasi laut bagi para tenaga pengajar.

Salah satu peserta, Ahmad Jujuli dari SMK Negeri 4 Cilegon, menyebut pelatihan tersebut memberi manfaat besar bagi sekolah yang berada dekat kawasan laut. Ia berharap pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan kepada siswa agar lebih memahami pentingnya menjaga ekosistem pesisir.
Pendapat serupa datang dari Yulita Irani, guru SLB Negeri 8 Jakarta. Menurutnya, materi literasi kelautan akan membantu anak didiknya mengenal lingkungan laut yang ada di sekitar kehidupan sehari-hari mereka.
Pjs Corporate Secretary PIS Vega Pita mengatakan laut bukan hanya tempat operasional perusahaan, melainkan aset masa depan yang harus dijaga bersama. Karena itu, edukasi sejak dini dinilai penting agar kesadaran menjaga lingkungan laut terus tumbuh di kalangan generasi muda.
“Melalui Ocean LiteraSEA, kami ingin membangun kepedulian generasi pesisir terhadap laut sebagai bagian penting bagi masa depan,” ujar Vega.
Program tersebut juga mendukung target Sustainable Development Goals (SDGs), terutama pada sektor pendidikan berkualitas, penanganan perubahan iklim, dan perlindungan ekosistem laut. Selain itu, langkah ini dinilai sejalan dengan upaya penguatan ekonomi biru atau blue economy yang kini terus didorong pemerintah. (*)
Leave a comment