Jakarta, hotfokus.com
Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi, memastikan
pergerakan masyarakat pada arus mudik Lebaran 2026 ini tetap meningkat, meski hasil survei mempredisi potensi turun dibanding tahun lalu.
“Pada 2026 ini, pergerakan angkutan Lebaran mencapai angka 50,60 persen penduduk Indonesia atau setara 143,91 juta orang atau turun 1,75 persen dibanding hasil survei tahun lalu sekitar 146 juta orang,” kata menteri, saat rapat kerja dengan Komisi V DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Rabu (11/3/2026).
Namun realisasinya, jumlah pergerakan arus mudik Lebaran tahun lalu justru mencapai 154 juta orang. Ini menunjukkan mobilitas masyarakat pada masa Lebaran cenderung melampaui angka perkiraan survei.
Karenanya, pemerintah tetap melakukan berbagai kesiapan, meliputi sarana dan prasarana transportasi darat, laut, udara dan penyeberangan.
Juga pemeriksaan kelaikan setiap moda transportasi, memberlakukan stimulus ekonomi seperti memberi diskon tarif tiket pesawat, kapal laut, kereta api dan penyeberangan, penyelenggaraan mudik gratis, pemberlakukan work from anywhere (WFA), kebijakan rekayasa lalu lintas, penyediaan armada tambahan hingga pengaturan operasional kendaraan angkutan barang.
Selain itu, Kemenhub juga mengoperasikan pemantauan angkutan Lebaran berbasis digital melalui pelaporan simpul dan jaringan transportasi, surveillance pergerakan sarana, live streaming drone, pantauan kecelakaan, hingga pengaduan masyarakat.
Termasuk pemantauan cuaca dan peringatan dini dari BMKG serta pantauan 7.159 CCTV bekerjasama dengan pemda, BUMN dan swasta.
Bahkan untuk memperlancar lalu lintas menuju pelabuhan penyeberangan, juga siapkan skema buffer zone secara berlapis di pelabuhan Merak. Buffer zone jalan tol disiapkan dengan memanfaatkan rest area mulai dari KM 13, KM 43, hingga KM 63.

Buffer zone pelabuhan juga disediakan di kawasan Pelabuhan Merak, Indah Kiat, BBJ, dan Ciwandan, serta beberapa titik di jalan arteri sebagai langkah tambahan untuk menjaga kelancaran arus dan mencegah penumpukan kendaraan di titik pelabuhan. (bi)
Leave a comment