Jakarta, hotfokus.com
PT PLN (Persero) terus mempercepat berbagai langkah pemulihan bagi masyarakat Aceh yang terdampak banjir dan tanah longsor. Selain memulihkan jaringan listrik yang terganggu, perusahaan juga mengirim bantuan kemanusiaan dalam jumlah besar untuk memenuhi kebutuhan warga di masa darurat.
Bantuan itu meliputi 6 ton beras, 2 ton gula, 1.000 kotak mi instan, 2.000 kaleng sarden, 2.000 liter minyak goreng, 2.000 kaleng kornet, 2.000 paket biskuit, 3.000 botol air mineral, serta 14.000 lampu emergency. Sebagian dukungan logistik tersebut disalurkan melalui Pemerintah Provinsi Aceh saat Apel Siaga Team Recovery Bencana di Lanud Iskandar Muda.
Warga di pos pengungsian merasakan langsung dampaknya. “Sembako sangat kami butuhkan. Terima kasih atas kemurahan hati PLN yang sudah membantu,” kata Dedy Suriadi, warga Blang Awe, Meureudu.
Tak hanya itu, PLN juga membagikan genset ke beberapa lokasi agar aktivitas masyarakat tetap berjalan, termasuk kegiatan ibadah. Salah satu bantuan diserahkan langsung jajaran direksi PLN ke Mesjid Al Ghafur. Tengku Muhammad Rijal dari Badan Kesejahteraan Masjid menyampaikan rasa syukurnya. “Dengan genset, kegiatan ibadah tetap bisa berlangsung meski listrik belum sepenuhnya pulih,” ujarnya.
Direktur Distribusi PLN, Arsyadany Ghana Akmalaputri, menegaskan bahwa PLN ingin memastikan masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan nyaman. “Kami hadir bukan hanya memperbaiki jaringan listrik, tetapi juga membawa bantuan yang dapat meringankan beban warga,” tegasnya.
Sebagai dukungan tambahan, PLN bekerja sama dengan Kodam Iskandar Muda membangun empat dapur umum di Bireun, Aceh Utara, Bener Meriah, dan Singkil. Dapur umum ini membantu mencukupi kebutuhan konsumsi warga yang masih bertahan di pengungsian.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menekankan bahwa dalam situasi bencana, kebutuhan dasar warga menjadi prioritas utama. “PLN selalu berada di sisi masyarakat dalam kondisi apa pun,” ujarnya.

Sebelumnya, banjir dan longsor menyebabkan 12 tower transmisi roboh sehingga suplai listrik terganggu. PLN mengerahkan sekitar 500 petugas dari berbagai daerah untuk mempercepat pembangunan tower darurat, bekerja sama dengan pemda, TNI, Polri, dan BPBD. (*)
Leave a comment