Home EKONOMI Pemerintah Keluarkan Jurus Jitu Buat Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi & Lapangan Kerja
EKONOMI

Pemerintah Keluarkan Jurus Jitu Buat Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi & Lapangan Kerja

Share
Pemerintah Keluarkan Jurus Jitu Buat Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi & Lapangan Kerja
Share

Jakarta, hotfokus.com

Setelah menggelontorkan uang Rp200 triliun pada bank pelat merah, pemerintah kembali mengeluarkan jurus jitu berupa stimulus ekonomi jilid dua. Langkah ini untuk mendongkrak pertumbuhan dan mempercepat penyerapan lapangan kerja.

Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, menjelaskan paket kebijakan ini terdiri dari delapan program akselerasi di 2025, empat program diantaranya dilanjutkan di 2026 serta lima program yang fokus untuk mendukung penyerapan tenaga kerja.

Dari delapan program akselerasi pembangunan, pemerintah memberi uang saku pada 20 ribu peserta magang lulusan perguruan tinggi atau setara upah minimum selama enam bulan dengan alokasi anggaran Rp198 miliar.

Bukan hanya itu, pemerintah juga memperluas fasilitas PPh Pasal 21 Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk sektor pariwisata, hotel, restoran, dan kafe, dengan target penerima manfaat 552 ribu pekerja dengan anggaran sebesar Rp120 miliar.

Ada pula program bantuan pangan 10 Kg beras yang akan disalurkan untuk dua bulan yakni Oktober dan November dengan anggaran Rp7 triliun, serta subsidi iuran jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian bagi pekerja bukan penerima upah seperti pengemudi ojek online, supir, kurir dengan target penerima manfaat 731.361 orang.

Kebijakan lainnya menurunkan bunga program perumahan BPJS Ketenagakerjaan dari BI Rate plus 5 persen menjadi BI Rate plus 3 persen, mempercepat integrasi sistem Kementerian/Lembaga dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dengan OSS, serta menyiapkan pilot project ekonomi digital (gig economy) di sejumlah kota besar, salah satunya adalah Jakarta.

Sementara itu, Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, mengungkap pentingnya Tim Percepatan Program Pembangunan Ekonomi yang telah dibentuk untuk mengakselerasi program prioritas Presiden Prabowo.

“Untuk Tim Percepatan Program Pembangunan Ekonomi tadi, itu pada dasarnya kita akan monitor seluruh program utama pemerintah,” katanya dalam keterangannya Senin (15/9/2025).

Karena itu, pihaknya terbuka menerima pengaduan dari dunia usaha, sehingga hambatan yang dialami sektor swasta dapat dihilangkan dan menciptakan pertumbuhan ekonomi yang baik. (bi)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
EKONOMI

Pendekatan Baru, Optimalkan Kelola Kas Negara Buat Dongkrak Pertumbuhan

Jakarta, hotfokus.com Pemerintah akan mengembangkan pendekatan baru dengan mengoptimalkan pengelolaan kas negara...

EKONOMI

Diversifikasi & Kolaborasi Kunci Perkuat Ketahanan Perdagangan

Jakarta, hotfokus.com Di tengah tantangan ekonomi dunia, diversifikasi dan kolaborasi global menjadi...

Danantara Bikin Investor Global Makin Kepincut, Tony Blair Sebut Indonesia Masuk Radar Utama
EKONOMI

Danantara Bikin Investor Global Makin Kepincut, Tony Blair Sebut Indonesia Masuk Radar Utama

Jakarta, hotfokus.com Minat investor global terhadap Indonesia kembali menjadi sorotan setelah mantan...

EKONOMI

Menkeu Pastikan Tarif Pajak Tak Naik, Penerimaan Negara Melonjak 21,4 Persen

Jakarta, hotfokus.com Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah tidak akan menaikkan...