Home EKONOMI Menkeu Musnahkan 638 Bal Pakaian Bekas Ilegal
EKONOMI

Menkeu Musnahkan 638 Bal Pakaian Bekas Ilegal

Share
Share

Jakarta, Hotfokus.com

Ditjen Bea Cukai bersama Ditjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) dan Bareskrim Polri memusnahkan 638 bal pakaian bekas ilegal di Tempat Penimbunan Pabean (TPP) Bea Cukai Cikarang, Kamis (26/10/2023). Barang ilegal tersebut diperoleh dari hasil operasi yang digelar petugas gabungan di wilayah Banten, Jakarta dan Jawa Barat pada 10-15 Oktober 2023 lalu.

Pemusnahan barang ilegal tersebut dihadiri tiga menteri, yakni Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan dan pejabat lainnya.

“Kami berhasil melakukan penindakan sebanyak 638 bale pakaian dimana untuk lokasinya dari Pasar Senen ada 2 truk 113 bal. Kemudian dari Bandung Pasar Gedebage ada 221 bal,” kata Menkeu Sri Mulyani.

Untuk wilayah Jakarta, selain Pasar Senen didapat 200 bal tambahan lagi. Khusus untuk “Pasar Senen yang dilakukan penindakan pada tanggal 12 Oktober didapatkan lagi 104 bal,” jelasnya.

Sri mengaku diperketatnya pengawasan tersebut sebagai langkah untuk melindungi masyarakat dan industri dalam negeri. Ini sesuai fungsi Bea dan Cukai yang merupakan community protector.

Tujuannya agar masyarakat aman dan tetap mendapat barang yang dibutuhkan dengan kualitas baik. Industri di dalam negeri juga bisa terjaga, karena pasar bisa memiliki kegiatan tanpa merusak struktur industri atau persaingan yang tak sehat.

Selain memusnahkan 638 bal pakaian bekas ilegal, Sri juga mengungkap hasil pengawasan. Pertama, penindakan Bea Cukai Tanjung Priok terhadap 2.401 bal pakaian bekas ilegal senilai Rp12 miliar. Kedua, penindakan Bea Cukai Cikarang terhadap produk tekstil berupa 51.530 karpet atau sajadah senilai Rp1,8 miliar, yang akan dihibahkan kepada Pemerintah Daerah Bekasi dan tokoh masyarakat.

Operasi lainnya dilakukan Ditjen PKTN yang menghasilkan barang bukti berupa produk baja, pipa, komoditi wajib SNI, produk kehutanan, elektronik, kosmetik, makanan dan minuman, alat ukur, dan tekstil dan produk tekstil (TPT). (bi)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Menperin Baru: Industri, Motor Ekonomi & Serap Tenaga Kerja
EKONOMI

Menperin Baru: Industri, Motor Ekonomi & Serap Tenaga Kerja

Jakarta, hotfokus.com Sektor industri menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi dan...

Penempatan Manajer KDKMP Bikin Heboh, Kemenkop Buka Fakta di Baliknya
EKONOMI

Penempatan Manajer KDKMP Bikin Heboh, Kemenkop Buka Fakta di Baliknya

Jakarta, Hotfokus.com Penempatan manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) tengah menjadi sorotan...

EKONOMI

Perpres Ditandatangani, KDKMP Jadi Simpul Distribusi Barang Bersubsidi

Jakarta, Hotfokus.com Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP)...

3 Jurus Buat Pacu Pertumbuhan Ekonomi. Investasi, Produktivitas dan Ekspor
EKONOMI

3 Jurus Buat Pacu Pertumbuhan Ekonomi. Investasi, Produktivitas dan Ekspor

Jakarta, hotfokus.com Pemerintah masih mengantisipasi ketidakpastian masalah terkait energi dan logistik akibat...