Home EKONOMI KKP: Melaut dengan Izin Kedaluwarsa Rugikan Negara
EKONOMI

KKP: Melaut dengan Izin Kedaluwarsa Rugikan Negara

Share
Kkp melaut dengan izin kedaluwarsa rugikan negara
Kkp melaut dengan izin kedaluwarsa rugikan negara
Share

Jakarta, hotfokus.com

Dirjen Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Zulficar Mochtar menyatakan bahwa upaya melaut yang dilakukan oleh pengusaha perikanan dengan izin penangkapan yang kedaluwarsa sama saja merugikan keuangan negara.

“Melaut dengan izin yang expired (kedaluwarsa) melanggar aturan dan rugikan negara,” kata Zulficar Mochtar di Jakarta, Sabtu (06/4/2019).

Menurut Julficar, ada sebanyak 2.397 kapal ikan berbobot di atas 30 gross tonnage (GT) yang izinnya sudah kedaluwarsa tetapi belum mengajukan perpanjangan.

Padahal, kata dia, sebenarnya tiga bulan sebelum izin berakhir sudah bisa mengajukan perpanjangan sehingga juga tidak perlu diajukan untuk cek fisik kapal.

Kementerian Kelautan dan Perikanan dinilai perlu menelusuri lebih mendalam mengenai sejumlah kapal ikan yang beroperasi atau sedang dalam proses pembangunan tetapi belum memiliki izin dari pemerintah untuk mengurangi aktivitas penangkapan ikan secara ilegal.

“Kalau (kapal ikan) yang tidak berizin kami perkirakan jumlahnya sekitar 2.000-an,” kata Koordinator Nasional Destructive Fishing Watch (DFW) Indonesia, Abdi Suhufan.

Menurut Abdi Suhufan, modus kapal tidak berizin dilakukan karena keterlambatan pengajuan perpanjangan izin, pemalsuan izin, markdown, pembangunan kapal baru tanpa SIUP, spekulasi pemilik kapal yang yang mengoperasikan kapal ikan untuk berlayar tapi belum memiliki Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI) dan Surat Izin Kapal Pengangkut Ikan (SIKPI).

Koordinator Nasional DFW Indonesia mengatakan bahwa modus dan praktik kapal tidak berizin merugikan negara secara ekonomi dan lingkungan.

“Dampaknya adalah data bias karena pemerintah tidak mengetahui secara pasti berapa jumlah kapal ikan yang aktual beroperasi di wilayah perairan Indonesia saat ini, serta potensi pendapatan negara dari perikanan menjadi berkurang,” kata Abdi. (ert)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Menperin Baru: Industri, Motor Ekonomi & Serap Tenaga Kerja
EKONOMI

Menperin Baru: Industri, Motor Ekonomi & Serap Tenaga Kerja

Jakarta, hotfokus.com Sektor industri menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi dan...

Penempatan Manajer KDKMP Bikin Heboh, Kemenkop Buka Fakta di Baliknya
EKONOMI

Penempatan Manajer KDKMP Bikin Heboh, Kemenkop Buka Fakta di Baliknya

Jakarta, Hotfokus.com Penempatan manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) tengah menjadi sorotan...

EKONOMI

Perpres Ditandatangani, KDKMP Jadi Simpul Distribusi Barang Bersubsidi

Jakarta, Hotfokus.com Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP)...

3 Jurus Buat Pacu Pertumbuhan Ekonomi. Investasi, Produktivitas dan Ekspor
EKONOMI

3 Jurus Buat Pacu Pertumbuhan Ekonomi. Investasi, Produktivitas dan Ekspor

Jakarta, hotfokus.com Pemerintah masih mengantisipasi ketidakpastian masalah terkait energi dan logistik akibat...