Jakarta, hotfokus.com
Presiden Prabowo Subianto melantik tujuh menteri dan delapan dari unsur pemangku kepentingan menjadi anggota Dewan Energi Nasional (DEN) periode 2026-2030 di Istana Negara, Jakarta, Rabu (28/1/2026).
Seperti dilansir laman Kemenkeu, Rabu (28/1/2026), mengungkap pelantikan ketujuh menteri dan delapan dari unsur pemangku kepentingan tersebut menandai babak baru pengelolaan energi nasional tersebut sesuai Keppres Nomor 134P Tahun 2026 tentang Pengangkatan anggota DEN dari Pemangku Kepentingan dan Keppres Nomor 6P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Keanggotaan DEN dari Pemerintah.
Kepengurusan DEN dipimpin Presiden Prabowo Subianto sekaligus sebagai Ketua DEN dibantu Wapres Gibran, wakil ketua dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia sebagai ketua harian.
Sedangkan tujuh menteri lainnya yang didapuk menjadi anggota DEN, yakni Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, dan Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq.
Sedangkan delapan anggota DEN dari unsur pemangku kepentingan di antaranya praktisi dan akademisi Johni Jonatan Numberi dan Mohammad Fadhil Hasan, kemudian Satya Widya Yudha dan Sripeni Inten Cahyani yang berasal dari unsur industri.
Dari unsur teknologi yaitu Unggul Priyanto serta Saleh Abdurrahman dari unsur lingkungan hidup. Dua anggota lainnya, Muhammad Kholid Syeirazi dan Surono merupakan unsur konsumen.

Sesuai dengan arahan Presiden Prabowo, terdapat empat fokus pengembangan energi ke depan. Yang pertama adalah kedaulatan energi tanpa ada intervensi pihak lain, lalu ketahanan energi yang akan ditingkatkan menjadi tiga bulan, kemudian kemandirian energi, dan swasembada energi. (bi)
Leave a comment